Jumat, 29 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pusat Jajanan dan Kuliner Tradisional di Solo Ada di Sini

Pasar Jadoel tersebut merupakan pasar tempo dulu yang menjual berbagai kuliner Solo seperti gethuk, jenang, dawet, gudeg, botok, cabuk rambak

Tayang:
Editor: iswidodo
tribunjateng/mahasiswa UIN Solo Magang
KULINER JADOEL - Pasar Jadul Mpok Sinah Klamben di Sasana Krida Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari, Solo. (Salsabila Yafi Salma/Magang UIN Solo magang Tribunjateng.com) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pasar jadul "Mpok Sinah Klamben" adalah pasar kreatif Kelompok Seni dan Usaha Kecil Menengah Kelurahan Mangkubumen (Mpok Sinah Klamben) yang berlokasi di Sasana Krida Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari, Solo (perempatan utara perlintasan KA Pasar Nongko).

Pasar ini digelar 2 kali dalam sebulan, yaitu pada minggu kedua dan ke empat mulai pukul 07.00 WIB. Pada progam itu, Mpok Sinah Klamben yang diketuai oleh Aris Saputro bekerja sama dengan karang taruna, PKK, LPMK (Lembaga Pemerdayaan Masyarakat Kelurahan), Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata).

KULINER JADOEL - Pasar Jadul Mpok Sinah Klamben di Sasana Krida Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari, Solo. (Salsabila Yafi Salma/Magang UIN Solo magang Tribunjateng.com)
KULINER JADOEL - Pasar Jadul Mpok Sinah Klamben di Sasana Krida Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari, Solo. (Salsabila Yafi Salma/Magang UIN Solo magang Tribunjateng.com) (tribunjateng/mahasiswa UIN Solo Magang)

Pasar Jadoel tersebut merupakan pasar tempo dulu yang menjual berbagai kuliner Solo seperti gethuk, jenang, dawet, gudeg, botok, cabuk rambak, nasi liwet, pecel, timlo, tengkleng dan masih banyak lagi.

Keunikan dari pasar jadul ini, selain tempat untuk berjualan menggunakan tema gubuk, serta para penjual yang menggunakan baju Jawa, juga untuk pembayaran tidak menggunakan uang langsung. Para pengunjung harus menukarkan uangnya dengan ketip terlebih dahulu.

Setelah menukar uang dengan ketip, para pengunjung dapat membeli jajanan tersebut dengan ketip. Ketip tersebut ada 2 macam yaitu senilai 5k dan 2k.

KULINER JADOEL - Pasar Jadul Mpok Sinah Klamben di Sasana Krida Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari, Solo. (Salsabila Yafi Salma/Magang UIN Solo magang Tribunjateng.com)
KULINER JADOEL - Pasar Jadul Mpok Sinah Klamben di Sasana Krida Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari, Solo. (Salsabila Yafi Salma/Magang UIN Solo magang Tribunjateng.com) (tribunjateng/mahasiswa UIN Solo Magang)

Pedangang yang berjualan di pasar jadul ini sekitar 20 pedagang. Pasar jadul ini adalah program masyarakat Mangkubumen dan para penjualnya juga hanya masyarakat Mangkubumen yang bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat Mangkubumen yang berdagang.

"Saya ke sini karena penasaran ini pasar tradisional, pasar jadul. Saya ingin merasakan rasa seperti jaman dahulu, rasa-rasa makanan di waktu saya kecil seperti dawet, jenang, cabuk rambak dengan harga yang murah," kata seorang pengunjung.

Dulu pembayaran ada menggunakan ketip. Ada juga pakai wingko. "Berkunjung ke sini merasa seperti zaman dahulu," kata Trias seorang wanita pengunjung pasar jadul tersebut.

Ada berbagai hiburan di pasar jadoel ini antara lain Jaran Dor, Gedruk dan lain-lain. Sedangkan hiburan yang ditampilkan terdapat live musik. Bagi anak-anak juga dapat bermain permainan traditional seperti gobak sodor, egrang, dakon, engklek dan lain-lain. (Salsabila Yafi Salma/Magang UIN Solo magang Tribunjateng.com)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved