Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ferry Manfaatkan Mangrove untuk Minuman Kopi, Diklaim Mampu Meningkatkan Vitalitas

Pohon Mangrove memiliki beragam manfaat, antara lain mampu menahan arus air laut.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pohon Mangrove memiliki beragam manfaat. Tanaman tersebut mampu menahan arus air laut yang dapat mengikis daratan pantai.

Tidak hanya itu, tanaman mangrove juga dapat dimanfaatkan beragam kerajinan baik untuk batik, maupun anyaman. Ada juga yang memanfaatkan untuk diolah menjadi makanan dan minuman.

Ferry Agung warga Mangkang Wetan

Ferry Agung warga Mangkang Wetan Kecamatan Tugu Kota Semarang pamerkan produk kopi mangrove ke managemen Telkom Indonesia.
Ferry Agung warga Mangkang Wetan Kecamatan Tugu Kota Semarang pamerkan produk kopi mangrove ke managemen Telkom Indonesia. (Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Kecamatan Tugu Kota Semarang diantaranya memanfaatkan tanaman mangrove untuk minuman  kopi.  Dia memanfaatkan buah  tanaman bakau  untuk campuran kopi.

"Buah itulah yang kami belah keluarkan isinya baru kami potong-potong kecil bersihkan dan direndam air bersih dicampur dengan abu gosok," ujarnya, Selasa (23/3/2022).

Menurutnya, proses kopi mangrove juga membutuhkan waktu cukup lama.

Biji mangrove harus direndam selama tiga hari dan airnya harus diganti setiap enam jam sekali.

Setelah melalui proses tersebut isi buah bakau itu dijemur diterik matahari.

"Lama pengeringan tergantung dengan cuaca. Karena kami masih mengadalkan teri matahari dan belum menggunakan oven untuk pengeringan," tutur dia.

Kemudian setelah melalui proses pengeringan, biji bakau tersebut disangrai menggunakan tembikar. Lalu setelah itu digiling dan selanjutnya diblender bersama biji kopi.

"Setelah itu disaring dan langsung dikemas. Untuk prosesnya membutuhkan waktu selama enam hari sekali produksi," ujarnya.

Ferry menuturkan biji kopi yang cocok untuk kopi mangrove adalah robusta. Selain mangrove dia juga mencapurkan beberapa macam rempah-rempah.

Kopi tersebut diklaim dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan  vitalitas.

"Kopi ini diberi merek Kopi Mangrove Arjuna. Setiap 100 gram kopi mangrove  dijual dengan harga Rp 30 ribu," tuturnya.

Di sisi lain banyaknya manfaat tanaman mangrove di wilayah Mangkang Wetan  membuat para investor tertarik untuk memberikan kontribusi penanaman mangrove.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved