Stikes Telogorejo Semarang

Penanganan Fisioterapi Upaya Mengurangi Nyeri Lutut pada Pasien Osteoarthritis

Bisa jadi diantara mereka seperti kakek dan nenek kalian atau ibu ayah kalian juga memiliki potensi terserang penyakit osteoarthritis.

Editor: abduh imanulhaq
Penanganan Fisioterapi Upaya Mengurangi Nyeri Lutut pada Pasien Osteoarthritis
GOOGLE
TENS pada pasien osteoarthritis

Oleh: Ashifa Quamila SFt, Dosen Program Studi S1 Fisioterapi STIKES Telogorejo

NYERI lutut merupakan sensasi yang tidak dapat dijelaskan (abstrak) tetapi bisa membuat seseorang cemas (resah, panik, gundah dan gelisah) seperti kurang/tidak nyaman saat beraktivitas maupun bersitirahat anggota tubuh kita terutama di area lutut. Nyeri lutut biasanya nya dijumpai pada penderita rheumatoid arthritis, osteoarthritis, asam urat (gout arthritis), infeksi pada lutut, kanker yang menyebar sendi lutut, dan penyakit Osgood-Schlatter.

Dari 6 kasus tersebut, gejala nyeri lutut yang sering dialami ialah osteoarthritis. Pasien osteoarthritis biasanya lebih paham dengan istilah pengapuran sendi. Pengapuran sendi bisa terjadi oleh siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. Data penelitian membuktikan, pengapuran sendi sering terjadi pasien lanjut usia.

Waspadailah, anggota keluarga terdekat kalian dari sekarang. Bisa jadi diantara mereka seperti kakek dan nenek kalian atau ibu ayah kalian juga memiliki potensi terserang penyakit osteoarthritis. Jika, hal tersebut terjadi dengan gejala nyeri lutut segera dibawa berobat dan dikonsultasikan. Mengabaikan nyeri lutut adalah salah satu bentuk penyesalan, karena penyakit tersebut akan berlanjut ke stadium berat akibat terlalu lama menahan rasa nyeri yang berkepanjangan kemudian menetap dan tidak pernah berkurang.

Jika Anda seorang pasien OA rawat jalan di rumah sakit pastinya dari poli orthropedi dan saraf dirujuk lagi ke poli fisioterapi. Sebuah ruangan yang penuh dengan alat-alat olahraga dan juga alat-alat terapi.

Penanganan fisioterapi saat praktek di rumah sakit, klinik/ praktek mandiri dan home visit, pasien OA akan diberikan alat terapi/elektroterapi seperti TENS dan US (ultrasound), ada juga kinesio tapping serta exercise (latihan berolahraga). Penanganan ini bertujuan untuk mengurangi indikasi nyeri lutut pada pasien OA dari titik terberat menuju titik teringan. Fenomena ini sering salah ditafsirkan antara pasien dan fisioterapi mengurangi tidak seperti menghilangkan.

US pada pasien OA
US pada pasien OA (Equilibrium)

Konsultasikan permasalahan tersebut pada fisioterapis agar bapak dan ibu dapat diberikan treatment (pengobatan terapi) secara tepat. Jangan lupa konsisten, agar upaya mengurangi nyeri lutut menjadi optimal. Di fisioterapi tidak semua pasien osteoarthritis diberikan treatment yang sama. Yuk, ke fisioterapi dapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Kalau bapak/ ibu osteoarthritis, yuk beralih ke exercise (latihan) sekarang juga dan tidak perlu menunggu ke rumah sakit atau ke klinik dulu untuk mendapatkan treatment di rumah masing-masing pun sangat bisa. Latihan mandiri di rumah seperti knee isometric sitting towel press, terminal knee extension, isometric knee exercise with ankle dorsiflexion, straig leg raise supine dan resisted knee extension in sitting sebanyak 5 kali pengulangan lutut yang nyeri dan seminggu 3 kali bisa pagi, siang, sore atau malam. Lebih baik lagi dilakukan setiap hari. Salam sehat untuk kita semua. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved