Bank BNI
BNI Terus Perkuat Digitalisasi Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus
Komitmen kerjasama antara BNI Kantor Wilayah 05 dengan YM2SM dan AASMM pada hari Selasa, (29/03/22)telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bersama Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria (YM2SM), dan Asosiasi Angkutan Sepeda Motor Muria (AASMM) berkolaborasi merealisasikan digitalisasi di Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus.
Kolaborasi hadir dimulai dari penerapan cashless payment menggunakan 180 Quick Response Indonesia Standard (QRIS) untuk sarana pembayaran di kios pedagang binaan YM2SM dan jasa ojek binaan AASMM.
Kemudian kemudahan layanan perbankan melalui BNI Agen46 bagi pengunjung dan pedagang dalam melakukan penarikan, setoran, top-up eWallet, dan pemberian fasilitas KUR sebanyak Rp.1,3 miliar bagi para pedagang dan pengemudi ojek untuk tambahan modal kerja.
Dengan bantuan permodalan dari BNI ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal dan memberikan multiplier effect untuk lingkungan sekitarnya.
Dalam rangka memperkuat komitmen kerjasama antara BNI Kantor Wilayah 05 dengan YM2SM dan AASMM, Selasa (29/3/2022), telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Pemimpin BNI Kantor Wilayah 05 Semarang Bambang Setyatmojo, Bupati Kudus Hartopo, Deputi Direktur Manajemen Strategis OJK M. Riezky F Purnama, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Andry Prasmuko, pejabat daerah setempat, serta pengurus YM2SM dan AASMM.
Selain agenda tersebut, juga dilangsungkan penyerahan Corporate Social Responbility (CSR) oleh BNI berupa 220 helm bagi pengemudi ojek yang merupakan anggota AASMM.
Pemimpin BNI Kantor Wilayah 05 Bambang Setyatmojo menyampaikan kerjasama digitalisasi ini merupakan langkah berkesinambungan BNI untuk terus bertransformasi memberikan solusi yang terbaik.
Diharapkan dengan kerjasama dengan YM2SM dan AASMM, BNI dapat terus memberikan layanan dan sistem jasa keuangan yang lengkap serta solusi digital yang terintegrasi untuk pengelolaan Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus.
Di samping hal ini sebagai bentuk dukungan BNI dalam mensukseskan Gerakan Nasional Non Tunai.
“Kami berharap dengan support yang kami berikan akan memberikan kemudahan bagi pengurus yayasan maupun asosiasi dalam penerapan transparasi pengelolaan keuangan dan juga mempermudah pengunjung serta para mitra,” ungkap Bambang Setyatmojo.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus merupakan salah satu potensi wisata religi terbesar yang ada di Kudus.
Oleh karena itu diperlukan strategi konsisten untuk terus melakukan pengembangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat/pengunjung yang datang.
“Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BNI, program digitalisasi transaksi yang diinisiasi BNI ini kami nilai dapat meningkatkan value dari tempat wisata dan juga untuk mewujudkan kawasan wisata yang nyaman, mudah, murah, dan cepat,” ujar Taj Yasin Maimoen.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kudus Hartopo mendukung penuh langkah perbankan dalam mewujudkan digitalisasi di lingkungan Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus.
Digitalisasi yang dilakukan BNI dinilai sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Kudus untuk peningkatan ekonomi daerah khususnya kawasan wisata.
"Saya berharap apa yang dilakukan oleh BNI tidak hanya berhenti dari sisi digitalisasi transaksi saja, melainkan lebih ke percepatan inklusi keuangan secara menyeluruh. Supaya masyarakat dapat meningkatkan produktivitas dan taraf hidupnya sehingga roda ekonomi di Kabupaten Kudus pun dapat tumbuh dan bergerak lebih baik lagi,” ungkap Hartopo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Penandatanganan-nota-kesepahaman-Komitmen-kerjasama-antara-BNI_1.jpg)