Berita Sukoharjo

Bupati Sukoharjo Salurkan Uang Santunan untuk 2.337 Ahli Waris Warga Miskin yang Meninggal

Dinas Sosial kembali menyalurkan santunan uang duka untuk ahli waris warga miskin (gakin) yang meninggal

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
Pemkab Sukoharjo
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara simbolis menyerahkan santunan uang duka di Balai Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Jumat (1/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO – Dinas Sosial kembali menyalurkan santunan uang duka untuk ahli waris warga miskin (gakin) yang meninggal.

Penyaluran santunan mendapat perhatian Bupati Sukoharjo yang melakukan pantauan di Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Jumat (1/4/2022).

Santunan kematian yang cair merupakan kematian gakin periode bulan Mei hingga Juli 2021.

“Setiap ahli aris menerima santunan uang duka sebesar Rp 3 juta. Ini yang terbesar di Indonesia,” ucap Etik.

Etik menuturkan, program santunan uang duka Rp 3 juta yang merupakan program Bupati Sepuh Wardoyo Wijaya dan dilanjutkan oleh Etik Suryani-Agus Santosa. 

Hal itu dikarenakan sangat bermanfaat bagi ahli waris gakin yang meninggal.

Menurutnya, santunan uang duka tidak bisa cair sekaligus ketika gakin meninggal dunia. 

Hal itu dikarenakan pengajuan anggaran santunan harus by name by address, sehingga harus diajukan terlebih dahulu dalam APBD.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan saat pencairan uang duka karena pandemi belum usai.

“Tolong prokesnya dijaga selama pencairan agar tidak muncul klaster penularan baru. Jadi, warga yang mengambil santunan kematian syaratnya harus sudah vaksin, yang belum langsung divaksin disini,” tuturmya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin, mengatakan saat ini Dinsos mencairkan santunan uang duka untuk periode bulan Mei-Juli 2021 diberikan pada 2.337 ahli waris.

Total anggaran yang disalurkan mncapai Rp 7,011 miliar.

“Karena masih pandemi, pencairan uang duka pada 2.337 ahli waris dilakukan di 12 kecamatan masing-masing untuk menghindari kerumunan,” jelasnya.

Untuk rincian penerima santunan dari 12 kecamatan masing-masing untuk Kecamatan Weru 2.305 orang, Tawangsari 195 orang, Bulu 127 orang, Nguter 211 orang, Sukoharjo 157 orang, Bendosari 128 orang, Mojolaban 308 orang, Polokarto 287 orang, Grogol 196 orang, Baki 173 orang, Gatak, 162 orang, dan Kartasura 163 orang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved