Pengamatan Hilal Awal Ramadan di Purwokerto Terkendala Mendung dan Hujan
pengamatan hilal di Purwokerto terhalang kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas bersama Badan Pusat Rukyatul melakukan pemantauan hilal penentuan awal puasa di atas Menara Pandang Teratai, Purwokerto, Jumat (1/4/2022).
Petugas dari Badan Pusat Rukhyah Kabupaten Banyumas, Aris Nurohman mengatakan pengamatan hilal di Purwokerto terhalang kondisi cuaca yang tidak mendukung.
"Kondisinya kurang kondusif pelaksanaan rukhyah dan pandangan terbatas ditambah matahari saja tidak terlihat, apalagi hilal yang hanya pantulan kecil," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.
Pemantauan biasanya dilakukan pada saat Maghrib.
Bila memang tidak terlihat maka akan tetap menjadi rekomendasi sidang isbat di Pusat.
Aris mengatakan pengamatan hilal di Menara Pandang Teratai adalah pertama kali dilakukan.
Namun sepanjang pengamatan selama ini di Banyumas dirinya mengaku tidak pernah melihat hilal.
"Belum pernah menyaksikan hilal kalau di Banyumas, kalau di pantai pelabuhan ratu sering terlihat.
Kalau posisi kita sekarang berdekatan dengan gunung dan tekanan udara cenderung pekat dan gelap," imbuhnya.
Pihaknya mengatakan syarat khusus melihat hilal minimal tidak berada diatas daratan yang ditapak.
"Kita berada di atas dua derajat dan sangat kecil sekali limitnya, namun bisa untuk mengamati.
Ketinggian kita di menara ini kira-kira 164 meter diatas permukaan laut," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengamatan-hilal-di-purwokerto-1-april-2022.jpg)