Guru Berkarya
Mudahnya Belajar Materi Tumbuhan dengan Media Realia
Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudra, Benua yang mengapit Indonesia secara geografis adalah benua Asia dan benua Australia.
Oleh: Vina Marsilata SPd, Guru SMAN 1 Jetis Kab Bantul
SECARA geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah benua Asia dan benua Australia. Sedangkan Samudra Hindia dan samudra Pasifik adalah samudra terdekat dengan Indonesia secara astronomis. Indonesia terletak pada garis katulistiwa, karena kondisi tersebut Indonesia merupakan negara beriklim tropis. Cahaya matahari bersinar sepanjang tahun. Pada bulan April sampai Oktober terjadi musim kemarau dan pada bulan Oktober sampai April terjadi musim penghujan.
Melimpahnya cahaya matahari dan air hujan menjadi dua faktor utama yang menyebabkan keanekaragaman tumbuhan sangat tinggi, hampir semua jenis tumbuhan ditemukan di wilayah Indonesia. Faktor alam yang sangat mendukung ini memungkinkan kita mempelajari materi tumbuhan dengan mudah karena bahan belajar tersedia disekitar lingkungan alam Indonesia. Media pembelajaran yang disedikan alam seharusnya menjadi pertimbangan yang memudahkan guru dan siswa dalam mempelajari berbagai tumbuhan atau plantae.
Akan tetapi, fakta yang terjadi di kelas 10 SMA Negeri 1 Jetis untuk pembelajaran materi Plantae atau Tumbuhan, pengetahuan siswa tentang jenis dan morfologi tumbuhan sangat terbatas. Hal tersebut terjadi akibat perubahan pola hidup generasi muda mulai bergeser. Siswa sebagai generasi muda dimasa pandemi ini lebih banyak menghabiskan waktu didalam rumah dengan pembelajaran daring. Intensitas melihat dan mengamati lingkungan sekitar berkurang.
Untuk itu, diperlukan media pembelajaran yang dapat mendekatkan siswa kembali bisa mengamati lingkungan sekitar. Kata media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari medium, medius (Azhar Arsyad, 1997), secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Penentuan media yang akan digunakan didasarkan pada objek yang akan diajarkan, cara diajarkan dan dievaluasi dan siapa yang menjadi siswa. Berdasarkan pengertian media tersebut, pemilihan media pembelajaran yang tepat menentukan hasil pembelajaran.
Sebagai guru biologi SMA Negeri 1 Jetis, penulis berusaha memfasilitasi siswa agar memperoleh pengalaman pengetahuan sesuai dengan kebutuhan siswa serta kemajuan ilmu pengetahuan. Pembelajaran materi Plantae atau Tumbuhan sangat cocok menggunakan media realia. Media realia merupakan benda nyata yang digunakan sebagai media pembelajaran didalam kelas.
Menurut Yuliana, (2018:40) realia didefinisikan sebagai objek dan alat peraga dari dunia luar kelas yang digunakan untuk mengajar dan belajar. Ketersediaan media dilingkungan sekolah dapat dimanfaatkan dengan baik, sebagai guru kita hanya perlu mengarahkan agar siswa mulai peduli dan mengamati lingkungan sekitar.
Materi Tumbuhan kelas 10 di dalamnya mencakup pembahasan tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan biji terbuka dan tumbuhan biji tertutup. Pembelajaran di SMA Negeri 1 Jetis terasa sangat mudah dan menyenangkan dengan memanfaatkan tanaman yang ada disekitar sekolah untuk diamati secara langsung. Tanaman dengan habitus kecil dapat dibawa masuk ke laboratorium biologi, sedangkan untuk tanaman dengan habitus besar, siswa dapat melakukan observasi secara langsung dilingkungan sekolah. Dengan proses pembelajaran yang mudah dan menyenangkan, diharapkan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal dan hasil belajar yang maksimal.
Proses pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan media realia ini diharapkan siswa memperoleh pengalaman belajar yang kuat dalam ingatan siswa. Siswa melihat langsung tumbuhan, mengamati ciri cirinya, mengamati habitat tempat hidupnya secara langsug dilingkungan sekitar. Pembelajaran dengan media realia ternyata mampu membawa siswa pada kondisi belajar konkrit dan sangat mengesankan.
Pembelajaran ini membawa siswa menjadi pribadi yang berkarakter observer dan berjiwa peneliti. Di samping itu, salah satu tujuan paling utama adalah pemahaman terhadap materi pembelajaran yang disampaikan. Hal ini dibuktikan dengan siswa memperoleh hasil akhir yang bagus sesuai yang diharapkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Vina-Marsilata-SPd-Guru-Biologi-SMA-N-1-Jetis-Bantul-Yogyakarta_1.jpg)