Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Happy Ramadhan

Bubur India Masjid Jami Pekojan Menu Berbuka Khas Gujarat 

Kepulan asap dan bau rempah warnai kesibukan sejumlah orang di samping Masjid Jami Pekojan.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Budi Susanto
Bubur india khas Masjid Jami Pekojan saat dihidangkan di dalam mangkuk untuk berbuka puasa jamaah Masjid Jami, Senin (4/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Kepulan asap, dan bau rempah mewarnai kesibukan sejumlah orang di samping Masjid Jami Pekojan Kota Semarang.

Menggunakan tungku kayu berusia ratusan tahun, mereka menyiapkan hidangan berbuka untuk ratusan jamaah Masjid Jami Pekojan.

Dikomandoi oleh seorang pria berpar

Sejumlah jamaah Masjid Jami Pekojan Semarang, menikmati bubur india khas Masjid Jami Pekojan saat waktu berbuka puasa tiba, Senin (4/4/2022).
Sejumlah jamaah Masjid Jami Pekojan Semarang, menikmati bubur india khas Masjid Jami Pekojan saat waktu berbuka puasa tiba, Senin (4/4/2022). (Tribun Jateng/Budi Susanto)

as Pakistan, kesibukan di samping Masjid itu berlangsung dari siang hari.

Suhu panas dari tungku kayu seolah tak dirasa oleh sejumlah orang yang tengah sibuk mempersiapkan hidangan itu.

Di tengah kesibukan tersebut, Ahmad Ali (55) yang mengomandoi beberapa orang untuk memasak, terus mengawasi proses pembuatan hidangan berbuka.

Tak jarang ia membelah kayu menggunakan Kampak kecil lantaran bahan bakar tungku mulai habis.

Meski terlihat berat, namun tidak ada keluhan maupun kelelahan dari raut wajah para juru masak itu.

Hidangan berbuka yang tengah diolah itu adalah bubur india, yang merupakan masakan khas para pedagang Gujarat.

Tardisi berbuka dengan bubur india di Masjid Jami Pekojan, juga sudah berlangsung ratusan tahun silam.

Bahkan resep bubur india di Masjid Jami Pekojan hingga kini masih sama seperti ratusan tahun silam, saat bubur tersebut diperkenalkan oleh para penjelajah dari Gujarat yang singgah ke Kota Semarang.

Di tengah kesibukannya Ali bercerita, tidak sembarang orang bisa memasak bubur india untuk menu berbuka puasa di Masjid Jami Pekojan.

Ia juga mengaku, tatacara dan bahan yang digunakan masih sama seperti ratusan tahun silam, seperti yang diwariskan oleh leluhurnya.

"Kebetulan saya yang mewarisi jadi juru masak di Masjid Jami Pekojan, saya adalah generasi ke-4. Secara turun-temurun leluhur saya mengajarkan resep ini," jelas Ali kepada Tribun Jateng, Minggu (4/4) sore.

Dalam proses membuat bubur india, berbagai rempah dan sayuran dioleh menjadi satu. Rempah yang digunakan oleh Ali seperti jahe, sere, dan kayu manis.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved