Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Inilah Sosok Imam Ulo Pemilik Peternakan Ular Berbisa di Cilacap, Punya Cara Unik Bila Digigit

Imam Ulo warga Desa Danasri, Kecamatan Nusawungu, Cilacap ini sudah 10 tahun memiliki ternak ular.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Imah Masitoh
Imam Ulo bersama rekan dan anaknya sedang memegang ular King Kobra yang sudah ia pelihara selama 10 tahun di Desa Danasri, Cilacap, Senin (4/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAPUlar menjadi salah satu hewan reptil yang biasa hidup di alam bebas dan sering dihindari banyak orang karena dinilai dapat membahayakan diri. 

Namun berbeda dengan Imam Mansyur atau yang lebih dikenal dengan nama Imam Ulo. Kata ulo di belakang namanya disematkan pada dirinya karena kecintaannya pada hewan ular. 

Imam Ulo warga Desa Danasri, Kecamatan Nusawungu, Cilacap ini sudah 10 tahun memiliki ternak ular. Hingga saat ini ia sudah memiliki lebih dari 50 ekor ular jenis King Kobra, Kobra Jawa, dan Piton.

“Ada yang menangkap ada juga yang beli. Saat ini ada 12 ekor jenis King Kobra dan sisanya jenis Kobra Jawa dan Piton,” ungkap Imam kepada Tribunjateng.com.

Awal mulanya ia memiliki peternakan ular di belakang rumahnya dengan tujuan untuk dapat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan ular. Mengingat Indonesia menjadi negara yang memiliki banyak ragam hewan yang hampir lengkap salah satunya ular yang memiliki beragam jenis namun masyarakatnya banyak yang masih awam dengan ular.

“Banyak jenis ular di Indonesia namun masyarakat banyak yang kurang tahu jenis ular bahkan fakta-fakta tentang ular seperti bagaimana cara penanganannya bila terkena gigitan atau bahkan cara menangkapnya,” jelas Imam.

Kecintaannya kepada ular bermula saat ia menginjak remaja harus pindah ke pulau Sumatera tahun 1980. Rumahnya yang berada di tengah hutan membuat ia harus hidup berdampingan dengan hewan berbisa seperti ular ini.

“Dulu waktu saya di Sumatera sering sekali di kejar-kejar ular ada orang sana yang bilang kalau terus-terus gitu kurus kamu, dari situlah saya mulai memberanikan diri dengan ular,” ungkapnya.

Hingga saat kembali ke Cilacap, sekitar tahun 2010 ia mulai memelihara ular jenis King Kobra dan jenis kobra Jawa kurang lebih 5 ekor. Saat ini sudah lebih dari 50 ekor ular yang ia miliki dengan berbagai ukuran dan jenis.

Dalam menjalankan misinya untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan ular, ia menggunakan media Youtube dengan membuat video berisi edukasi tentang hewan berbisa yakni ular. 

Selain itu ia juga sering mengadakan pertunjukan untuk dapat menarik masyarakat datang dan dari situlah ia memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat dengan berinteraksi langsung dengan ular miliknya. 

Tidak hanya itu, masyarakat sekitar baik dari kalangan biasa sampai anak-anak sekolah sering berkunjung untuk mengenal langsung ular di bawah pengawasannya. 

Ia juga sering bergabung dengan para pecinta ular dari berbagai daerah dalam komunitas untuk bisa saling bertukar pikiran mengenai serba-serbi ular.

“Atraksi ular sebenarnya untuk menarik agar masyarakat mau mendengar edukasi kita. Kalau dikasih tahu saja kan susah belum tentu paham,” tuturnya. 

Menurut Imam, beberapa hal masyarakat masih salah kaprah terkait bagaimana memperlakukan ular ketika menjumpai di alam. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved