Total 61 Rumah Warga Desa Kutabima Cilacap Rusak Diterjang Longsor, 3 Rumah Terpendam Tanah
Bencana tanah longsor yang menimpa warga Rt 09 Rw 4 Dusun Citulang Desa Kutabima Kabupaten Cilacap terjadi pada Kamis (31/3/2022) malam.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Bencana tanah longsor yang menimpa warga Rt 09 Rw 4 Dusun Citulang Desa Kutabima Kabupaten Cilacap terjadi pada Kamis (31/3/2022) malam.
Bencana tanah longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
Akibatnya sebanyak 61 rumah warga di satu RT tersebut rusak. Bahkan 3 diantaranya tidak dapat ditempati lagi lantaran tertimbun tanah.
Salah satu warga Dusun Citulang, Tarmin (31) menuturkan bahwa saat kejadian tanah longsor, ia dan 4 orang anggota keluarga lainnya sempat menyelamatkan diri ke rumah tetangga yang posisinya lebih tinggi.
"Sedang duduk didalam rumah, terus dengar ada pohon roboh dibelakang, itu saat hujan juga, saya dan keluarga langsung lari dari rumah ke tetangga atas," tutur Tarmin. Selasa (5/4/2022).
Tarmin mengaku sangat panik saat kejadian tersebut, bahkan ia pun tidak sempat menyelamatkan harta benda miliknya yang ada dirumah.
"Kita semua takut, ngga kepikiran bawa barang sama sekali, yang penting keluarga selamat," katanya.
Diketahui setelah kejadian tanah longsor pertama, kemudian terjadi longsor susulan yang turut menjebol rumah milik Tarmin.
Selain itu kabel listrik yang melintang didepan rumahnya juga sempat mengeluarkan percikan api dan menyebabkan listrik di daerah tersebut padam.
Sekertaris Desa Kutabima, Karlina mengatakan bahwa listrik di Rt 04 Rw 9 Dusun Citulang sempat padam selama 3 hari sejak longsor menimpa wilayah tersebut.
"Memang listrik padam sejak malam itu, dan baru nyala kemarin di hari ketiga," kata Karlina.
Selain puluhan rumah warga rusak dan belasan hewan ternak tertimbun, bencana ini juga turut merusak areal persawahan milik warga.
Satu diantaranya sawah milik Nur (30), ia mengatakan bahwa sawah miliknya baru saja ditanami padi dan diberi pupuk.
"Baru saja tiga hari tanam, baru dikasih pupuk juga malamnya kena longsoran," kata Nur.
Diketahui sebagian besar lahan sawah milik warga tersebut sudah siap memasuki masa tanam padi, bahkan beberapa diantaranya sudah ditanami seperti sawah milik Nur.
Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun sebanyak 285 jiwa terdampak, dan 123 jiwa diantaranya kini mengungsi di SD N 4 Kutabima. (pnk)