Berita Internasional

Pria Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel dalam Operasi Militer di Kamp Pengungsi Jenin Tepi Barat

Sabtu (9/4/2022), pasukan keamanan Israel menembak mati seorang pria Palestina.

AP PHOTO/ODED BALILTY
Polisi Israel memeriksa jenazah korban penembakan di Bnei Brak, Israel, Selasa, 29 Maret 2022. Belum diketahui pasti kronologis kejadian maut di kota timur Tel Aviv itu. 

TRIBUNJATENG.COM, TEL AVIV – Sabtu (9/4/2022), pasukan keamanan Israel menembak mati seorang pria Palestina.

Penembakan terjadi dalam sebuah operasi militer di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat.

Disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina, pasukan Israel melakukan penyergapan di daerah tempat pria bersenjata yang melakukan serangan mematikan di Tel Aviv baru-baru ini.

Baca juga: Putin Copot Komandan Perang Penyerangan Ke Ukraina, Diganti Jenderal yang Pimpin Operasi di Suriah

Dilansir France24, tentara Israel mengatakan kepada AFP bahwa operasi militer sedang berlangsung di kamp Jenin.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina menuturkan bahwa lima lainnya terluka di kamp pengungi Jenin oleh tembakan Israel.

Operasi tersebut terjadi sehari setelah Israel membunuh Raad Hazem, pria bersenjata yang diduga melakukan penembakan sebuah daerah kehidupan malam di Tel Aviv pada Kamis (7/4/2022).

Hazem dilaporkan menewaskan tiga orang Israel dan melukai lebih dari 12 orang dalam serangannya.

Setelah serangan di Tel Aviv, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett memberi badan keamanan kebebasan penuh untuk mengekang lonjakan kekerasan yang terjadi sejak 22 Maret.

"Tidak ada dan tidak akan ada batasan untuk perang ini," kata Bennett, Jumat (8/4/2022).

"Kami memberikan kebebasan penuh untuk bertindak kepada tentara, Shin Bet (badan keamanan domestik), dan semua pasukan keamanan untuk mengalahkan teror," imbuh Bennet.

Sebanyak 14 orang tewas dalam serangan di Israel sejak 22 Maret, termasuk beberapa yang dilakukan oleh penyerang yang terkait atau terinspirasi oleh kelompok ISIS.

 
Selama periode yang sama, setidaknya 10 warga Palestina telah tewas, termasuk penyerang.

Di sisi lain, kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza dan kelompok Islamic Jihad memuji serangan di Tel Aviv tetapi tidak mengaku bertanggung jawab.

Serangan mematikan pada Kamis itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan selama bulan suci Ramadhan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved