Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Sejarah 10 April Ditetapkan Hari Jadi Kabupaten Jepara

Suasana kawasan pusat kota Jepara selalu lebih meriah menjelang 10 April. Pada tanggal dan bulan itu.

IG disporaparjateng
Museum Kartini 

TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Suasana kawasan pusat kota Jepara selalu lebih meriah menjelang 10 April.

Pada tanggal dan bulan itu, Pemerintah Kabupaten Jepara menyiapkan acara untuk menyambut hari ulang tahun Kota Ukir.

Pada 2022 ini, tempat kelahiran pahlawan nasional RA Kartini itu telah berusia 473 tahun.

Baca juga: Syarat Lowongan Pekerjaan Aneh dari Herman, 12 Wanita di Bandung Kirim Video Tanpa Busana

Baca juga: Dari Aset 33 Miliar, Dana Kelolaan Paytren Milik Yusuf Mansur Dikabarkan Sisa Rp1,6 Miliar

Baca juga: Teka-teki Alie Sesay Bek Persebaya Menyusul Marukawa ke PSIS Semarang, Wallace Costa Jadi Korban?

Masyarakat Jepara sebagian besar sudah tahu tanggal ulang tahun Kabupaten Jepara.

Tapi bagaimana sejarah penetapan 10 April sebagai hari jadi Kabupaten Jepara?

Merujuk buku "Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme 1549-1579" (2022) penetapan 10 April 1549 sebagai kelahiran Kabupaten Jepara termaktub dalam  Peratutan Daerah Tingkat II Jepara Nomor 9 Tahun 1988 tentang Hari Jadi Jepara.

Penetapan  hari jadi itu mengacu peristiwa bersejarah yang dialami Ratu Kalinyamat, yakni penobatan Putri Kencana sebagai penguasa Jepara dengan nama Ratu Kalinyamat.

Perayaan HUT Kabupaten Jepara juga memiliki beberapa prosesi upacara.

Ada Wilujengan Negari, yakni prosesi ruwatan sebagai simbol pembersihan diri bangsa dan negara (Jepara).

Kemudian kirab budaya.

Ini dilaksanakan pada 9 April, persis sehari sebelum hari jadi Kabupaten Jepara.

Proses kirab ini dimulai dari Pendopo RA Kartini.

Ditampilkan juga sendra tari Laskar Kalinyamat dan penyerahan luwur dari tokoh Ratu Kalinyamat kepada Bupati Jepara.

Baca juga: 6 Potret Huh YunJin Member Le Sserafim Girl Group Baru HYBE Label yang Disebut Mirip Dewi Persik

Baca juga: Rudapaksa Siswi SD, Mahasiswa di Yogya Ini Malah Bilang Dia yang Dipaksa, Pengakuannya Bikin Emosi

Baca juga: Penataan Ruang dan Wilayah Sragen Terbaik Kedua Tingkat Nasional, Ini Kata Bupati Yuni

Setelah luwur diserahkan, tokoh Ratu Kalinyamat dan rombongan Bupati Jepara melakukan kirab menuju ke Makam Mantingan, Kecamatan Tahunan.

Setiba di Makam Mantingan, Bupati Jepara  membuka dan mengganti luwur di cungkup makam Pangeran Hadlirin dan Ratu Kalinyamat.

Lalu pada 10 April  dilaksanakan upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Jepara.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved