Liga Champions
UEFA Cium Aroma Pelanggaran Laga Manchester City Vs Atletico Madrid, Ada Bukti Video
Kekalahan Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions melawan Manchester City rupanya berbuntut panjang. Diduga ada pelanggaran.
TRIBUNJATENG.COM, SPANYOL - UEFA telah mencium aroma tindak indisipliner atau pelanggaran dalam laga antara Manchester City dengan Atletico Madrid dalam beberapa waktu lalu.
Saat ini, pihak otoritas sepak bola Eropa tersebut pun sedang melakukan penyelidikan.
Pelanggaran apakah yang dimaksud itu?
Baca juga: Rusia Gugat UEFA dan FIFA Ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Setelah Dijatuhi Sanksi
Baca juga: Hasil Drawing UEFA Nations League, Portugal dan Italia Gabung Grup Neraka
Baca juga: Perancis Juara UEFA Nations League, Pemain AC Milan Beri Asis Gol Kontroversial Kylian Mbappe
Baca juga: Rusia Minta Banding! Tak Terima Kena Sanksi UEFA dan FIFA, Situasi Semakin Memanas
UEFA tengah menyelidiki Atletico Madrid terkait dugaan pelanggaran ketika berhadapan dengan Manchester City di leg pertama perempat final Liga Champions 2021-2022.
Atletico Madrid gagal membawa pulang kemenangan saat bertandang ke markas Manchester City pada Rabu (6/4/2022) dini hari.
Antoine Griezman cs takluk dengan skor tipis 0-1 dari Manchester City lewat gol yang dicetak oleh Kevin De Bruyne 20 menit sebelum berakhirnya laga.
Kekalahan Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions 2021-2022 melawan Manchester City rupanya berbuntut panjang.
Bukan karena ulah para pemain Atletico Madrid atau sang pelatih Diego Simeone yang membuat kontroversi.
Ulah ini adalah perilaku dari para pendukung Los Rojiblancos saat bertandang ke Manchester City Stadium.
Dugaan pelanggaran telah terjadi di tribune pendukung tim tamu, Atletico, saat laga tengah berlangsung.
Tak hanya satu dugaan saja, tetapi sebanyak dua tindakan pelanggaran diduga dilakukan oleh beberapa pendukung Atletico.
Dugaan pelanggaran tersebut adalah perilaku rasisme dan kekerasan kepada para pendukung tuan rumah.
Disamping itu, bukti kuat lainnya juga memunculkan video yang menunjukkan salam dengan hormat seperti Nazi.
Salah satu pendukung dari Man City telah melaporkan kejadian kekerasan disertai tindakan rasisme kepada kepolisian Great Manchester seusai laga.
Satu orang dikonfirmasi telah ditangkap atas tindakan tersebut dan hal ini menyebabkan UEFA melakukan investigasi pada kasus ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/logo-uefa_20160408_162841.jpg)