Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Istri Kaget Pulang Kemo Terapi Lihat Kepala Suami Tergantung Dadung, Warga Jebres Geger

Seorang warga Kecamatan Jebres mengakhiri hidup secara tak wajar dengan cara gantung diri.

istimewa
ILUSTRASI Gantung diri. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Seorang pria berinisial S (50) warga Jebres, Solo ditemukan gantung diri pada Senin (11/4/2022) sekira pukul 16.55 WIB.

Kapolsek Jebres, Kompol Suharmono menyampaikan, korban nekad gantung diri karena diduga depresi.

Suharmono menyampaikan, pada pagi hari sekira pukul 07.00 WIB, istri korban berangkat kerja korban masih sarapan.

Kemudian sekirapukul 16.55 WIB, saat istri pulang dari berobat kemo terapi mengetahui bahwa korban dalam keadaan gantung diri.

"Korban ditemukan gantung diri menggunakan tali plastik atau dadung. Lalu istri keluar rumah dan menginformasikan ke warga sekitar," ucapnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, setelah menginformasikan ke warga sekitar dan akhirnya berdatangan untuk mengecek keadaan korban.

Saat mengecek korban, juga didampingi oleh Ketua RT setempat dan diketahui korban sudah meninggal dunia.

"Selanjutnya, warga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melaporkan ke Polsek Jebres," ungkapnya.

Dia menyampaikan, saat petugas melakukan pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban ternyata mempunyai riwayat sakit depresi sejak tahun 2017. Sehari sebelumnya korban sempat diperiksa di rumah sakit jiwa dikarenakan diketahui obat cemas tidak diminum sejak 3 hari," tuturnya.

Pihak keluarga korban tidak menghendaki dilakukan autopsi atau pemeriksaan medis lainnya dan korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga. (*)

CATATAN REDAKSI: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Bisa menghubungi RSJ Amino Gondohutomo Semarang telp (024) 6722565 atau RSJ Prof Dr Soerojo Magelang telp (0293) 363601.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved