Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Lantik 30 Kepala Sekolah, Ini Pesan Wali Kota Pekalongan

Sebanyak 30 Kepala Sekolah di Kota Pekalongan dilantik oleh Wali Kota Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat melantik kepala sekolah di aula Gedung B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sebanyak 30 Kepala Sekolah di Kota Pekalongan dilantik oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid di aula Gedung B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, menyampaikan bahwa pelantikan kepala sekolah ini ada yang promosi dan rotasi.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat melantik kepala sekolah di aula Gedung B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat melantik kepala sekolah di aula Gedung B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

Menurutnya, ada 4 kepala sekolah yang promosi, dan 26 yang rotasi, mudah-mudahan mereka lebih maksimal.

"Saya tekankan kepada kepala sekolah untuk bisa menyesuaikan tanggung jawab, kemajuan teknologi, dan sistem belajar mengajar saat ini. Pasalnya kegiatan siswa sekarang sudah berbeda, lebih memanfaatkan teknologi," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan, Sabtu (9/4/2022).

Wali Kota Pekalongan mengungkapkan, siswa sekarang lebih banyak menggunakan gadget, baik untuk mencari tugas atau lainnya, apalagi era pandemi Covid-19 saat ini.

"Jangan hanya murid yang menyesuaikan kepada sekolah, tetapi para guru dan kepala sekolah harus menyesuaikan dengan keadaan murid sekarang," ungkapnya.

Disampaikan Aaf, kelihatannya anak-anak hanya bisa menggunakan gadget tetapi ternyata sudah ada profesi baru yang memanfaatkan gadget seperti menjadi gamers dan konten kreator, tetapi anak-anak tetap butuh pengawasan dan bimbingan.

Mungkin para guru tak bisa mengontrol muridnya 24 jam, namun yang terpenting saling menyesuaikan.

"Semua harus bisa mengikuti perkembangan teknologi atau melek teknologi pada era digital ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim menerangkan, ada 30 kepala sekolah yang diambil sumpahnya dengan rincian 4 orang promosi yakni 1 orang untuk kepala sekolah TK dan 3 orang kepala sekolah SD. Kemudian 26 kepala sekolah rotasi untuk jenjang TK, SD, SMP.

"Untuk jabatan kepala sekolah ini kami ada pertimbangan, kebetulan ada posisi jabatan yang kosong, sehingga kami di dinas pendidikan ada tim yang melibatkan unsur dari bidang dan pengawas."

"Ada penilaian kepala sekolah, kami pernah mengikutkan calon kepala sekolah. Empat orang yang promosi ini sudah memenuhi syarat dan lulus melalui proses di LPMP Jawa Tengah," katanya.

Hakim berharap kepala sekolah yang dilantik sesuai dengan arahan Walikota Pekalongan. Saat ini masuk era digital dan Kota Pekalongan masuk smartcity.

"Harapannya para kepala sekolah dan guru dapat meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kompetensi penguasaan TIK. Adanya pandemi Covid-19 ini ada hikmah tersendiri yakni percepatan masuknya teknologi," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved