Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Happy Ramadhan

Berbagai Macam Menu Berbuka di Pasar Bukan Kauman Suruh Kabupaten Semarang

Jelang buka, para warga Kecamatan Suruh beramai-ramai menuju Pasar Bukan di Dusun Kauman.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Hanes Walda
Suasana jelang buka puasa di Pasar Bukan, Selasa (12/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Jelang waktu berbuka puasa, para warga Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang beramai-ramai menuju Pasar Bukan di Dusun Kauman, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Para warga ini menuju Pasar Bukan, b

Suasana jelang buka puasa di Pasar Bukan, Selasa (12/4/2022).
Suasana jelang buka puasa di Pasar Bukan, Selasa (12/4/2022). (Tribun Jateng/Hanes Walda)

ukan tanpa alasan. Mereka mencari menu untuk berbuka puasa atau hanya mencari takjil.

Berbagai jajanan serta menu buka puasa ada di sini, mulai dari berbagai macam minuman seperti es degan, mojito, es buah, es campur dan lainnya.

Tidak hanya bermacam-macam minuman saja, melainkan berbagai macam makanan ada juga di sini, seperti pecel, aneka gorengan, jemunak, aneka lauk pauk dan lainnya.

Menurut Ketua Karang Taruna Angkatan Muda Kauman Suruh (Amukas), Ananda Rivaldi menjelaskan Pasar Bukan ini berdiri sejak tahun 2006.

“Pasar Bukan itu pasar yang menyediakan menu berbuka puasa. Pasar Bukan ini sudah sejak 2006,” kata Rivaldi kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/4/2022).

Bulan Puasa kali ini masih berada di dalam Pandemi covid-19 membuat perekonomian warga menurun, Pasar Bukan ini sedikit membantu perekonomian warga Kauman Suruh.

“Adanya Pasar Bukan ini bertujuan untuk membantu perekonomian di Kauman ini, jadi agar perekonomian mereka jadi lebih baik,” paparnya.

Para pedagang Pasar Bukan mayoritas warga asli Kauman Suruh dengan jumlah 63 pedagang.

“Pedagang ini sebagian besar dari sini, ada juga dari luar tapi tidak banyak,” tambahnya.

Para warga banyak yang mencari makanan untuk berbuka puasa di Pasar Bukan.

Makanan yang paling banyak dicari warga yakni Jemunak.

“Jemunak yakni makanan berasal dari singkong diolah lalu di beri air rebusan gula jawa dan parutan kelapa,” kata Ketua Amukas.

Pasar Bukan ini hanya buka satu tahun sekali yakni di bulan Ramadhan saja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved