Polisi Tegal Patroli Malam Antisipasi Perang Sarung
Tim gabungan Blue Light Patrol Polres Tegal rutin melaksanakan monitoring antisipasi perang sarung.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Maraknya perang sarung antar pemuda di Bulan Ramadhan 1443 H ini menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bagi warga ataupun pengguna jalan.
Guna mengantisipasi terjadinya perang sarung, tindak kriminalitas, maupun kecelakaan lalu lintas, jajaran unit Tim gabungan Blue Light Patrol Polres Tegal rutin melaksanakan monitoring ke sejumlah tempat di Wilayah Kabupaten Tegal.
Hal itu dibenarkan Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, melalui Kasi Humas Ipda Untung, saat memimpin giat BLP bersama pejabat dan unit piket siaga di wilayah perkotaan Slawi, Kamis (14/4/2022) kemarin.
Menurutnya, kegiatan Tim gabungan Blue Light Patrol itu merupakan kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh sejumlah anggota kepolisian menggunakan mobil patroli yang terdapat lampu rotator atau strobo, dengan cara menyalakan lampu rotator berwarna biru.
"Artinya kehadiran anggota Polri bisa diketahui oleh masyarakat. Jadi sewaktu-waktu ada kejadian bisa segera melaporkan hal itu kepada petugas yang melaksanakan patroli," ungkap Ipda Untung, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (15/4/2022).
Ipda Untung menambahkan, kegiatan tersebut rutin dilakukan selama bulan Ramadan hingga menjelang hari Raya Idul Fitri kedepan.
"Ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas kamtibmas yang tertib dan aman bagi masyarakat Kabupaten Tegal," bebernya.
Kemudian, tim gabungan Unit Blue Light Patrol menyasar sejumlah tempat keramaian dan tempat yang rawan tindak kejahatan.
"Seperti tempat publik dan wilayah yang sepi atau rawan terjadi tindak kejahatan," imbuhnya. (dta)