beacukai tanjungemas semarang

Bea Cukai Tanjung Emas Amankan 2,32 Miliar Penerimaan Negara Melalui Lelang BMN dan BTD

Bea Cukai Tanjung Emas telah berhasil mengamankan penerimaan negara melalui lelang terhadap Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Tidak Dikuasai (BTD).

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Bea Cukai Tanjung Emas Amankan 2,32 Miliar Penerimaan Negara 

TRIBUNJATENG.COM - Bea Cukai Tanjung Emas telah berhasil mengamankan penerimaan negara melalui lelang terhadap Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Tidak Dikuasai (BTD) bekerjasama dengan KPKNL Semarang
melalui lelang.go.id.

Sampai dengan April 2022, Barang Milik Negara yang telah dilelang berhasil laku
melampaui total hasil tahun 2021 lalu hingga 2,32 Milyar Rupiah.

Bea Cukai Tanjung Emas Amankan 2,32 Miliar Penerimaan Negara
Bea Cukai Tanjung Emas Amankan 2,32 Miliar Penerimaan Negara (IST)

“Bea Cukai selalu bertanggung jawab Barang Tidak Dikuasai dan Barang Milik Negara bersama dengan
sama KPKNL Semarang. Pelelangan menjadi pilihan utama sebelum dilakukan opsi pemusnahan, dalam
hal ini KPKNL Semarang yang berhak menentukan.

Pelelangan ini sebagai extra effort yang dilakukan
Bea Cukai dalam rangka mengamankan penerimaan negara.” ungkap Kepala Seksi Kepabeanan dan
Cukai VI, Bea Cukai Tanjung Emas, Toto Boedhi Artono.

Sampai dengan April 2022 ini Bea Cukai Tanjung Emas telah melakukan 6 kali lelang dengan total hasil
penjualan sebesar 2,32 Milyar Rupiah.

Yang terdiri dari 3 kali lelang Barang Tidak Dikuasai (BTD) sebesar 90 Juta Rupiah dan Lelang Barang Milik Negara (BMN) Sebesar 2,23 Miliar Rupiah.

Total Penjualan yang baru 4 bulan ini, bahkan melampaui seluruh nilai total hasil lelang sepanjang tahun 2021, dimana Bea Cukai Tanjung Emas telah melaksanakan lelang sebanyak 4 kali dan berhasil mendapatkan total nilai negara yang bisa dikumpulkan sebesar 2,24 Miliar Rupiah.

Puncaknya Selasa (12/04) lalu, Pelelangan Barang Milik Negara (BMN) dari Bea Cukai Tanjung Emas berhasil laku hingga mencapai 1,5 miliar Rupiah melalui Lelang noneksekusi Wajib yang diselenggarakan di KPKNL Semarang ini laku sebanyak 5 lot.

Seluruh objek lelang laku lebih tinggi dari nilai limit
lelangnya. Kenaikan nilai laku ini mencapai 400 persen dari nilai limit, diluar dugaan pemohon lelang.

5 Lot objek lelang yang merupakan Barang yang menjadi Milik Negara (BMN) pada KPPBC Tanjung Emas
ini meliputi barang-barang kebutuhan kantor, rumah tangga dan kain dalam berbagai jenis dan merk.

Adapun Pelaksanaan lelang menggunakan sistem lelang internet (e-Auction) dengan metode penawaran closed bidding, dan dipandu oleh Pejabat Fungsional Pelelang dengan disaksikan oleh Pejabat Penjual dan saksi dari pihak Penjual/Pemohon Lelang dan Pelelang.

Melalui lelang.go.id, lelang masih konsisten menjadi platform penjualan yang kompetitif.

Penyelesaian Barang Tidak Dikuasai (BTD) dan Barang Milik Negara (BMN) melalui lelang ini sesuai
dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178/PMK.04/2019 tentang Penyelesaian Terhadap Barang
yang Dinyatakan Tidak Dikuasai, Barang yang Dikuasai Negara dan Barang yang Menjadi Milik Negara.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved