Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Update Penyelewengan BBM Ilegal, Ternyata Warga Cilacap Ini Salurkan Solar Subsidi ke Semarang

Tim penyidik Satreskrim Polres Cilacap melakukan penyelidikan terkait kelangkaan BBM.

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Tim penyidik Satreskrim Polres Cilacap melakukan penyelidikan terkait kelangkaan BBM, hal tersebut bermula karena terjadi kelangkaan di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Dalam penyelidikan tersebut, Sat

Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari TKP dan gudang penyimpanan seperti berupa 1 unit armada truk modifikasi, 4 tangki yang ada diatas bak truk, dan selang. Selasa (19/4/2022). Bbm Ilegal berupa solar subsidi tersebut disalurkan ke Semarang dan dijual dengan harga Rp 6.000 per liter.
Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari TKP dan gudang penyimpanan seperti berupa 1 unit armada truk modifikasi, 4 tangki yang ada diatas bak truk, dan selang. Selasa (19/4/2022). Bbm Ilegal berupa solar subsidi tersebut disalurkan ke Semarang dan dijual dengan harga Rp 6.000 per liter. (Tribun Jateng/Pingky Anggra)

reskrim Polres Cilacap berhasil membekuk 2 orang pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi pada Rabu (13/4/2022) pagi.

Pelaku dengan inisial A (37) seorang supir truk yang merupakan warga Kelurahan Tambakreja, Cilacap Selatan diamankan oleh Polisi ketika sedang mengisi BBM berupa solar subsidi di SPBU Tritih Lor Jeruklegi.

Barang bukti yang Polisi amankan di TKP berupa 1 armada truk dan 1000 liter solar subsidi di dalam 4 tangki penampungan yang berada diatas bak truk.

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro dalam Konferensi Pers menerangkan bahwa truk yang digunakan untuk mengangkut bbm berupa solar subsidi tersebut sudah dimodifikasi dengan menambah dinamo untuk memompa bbm.

"Telah ditemukan salah satu kendaraan truk yang mencurigakan bertutup terpal, didalamnya terdapat 4 tangki yang berisi 1000 liter solar. Truk tersebut telah dimodifikasi dengan dinamo untuk memompa bbm kedalam tangki yang sudah disiapkan diatas bak truk," jelas AKBP Eko Widiantoro. Selasa (19/4/2022).

Hasil penyelidikan supir truk mengarah pada gudang penyimpanan yang masih berada di wilayah Cilacap.

Di gudang penyimpanan polisi berhasil mengamankan seorang pelaku dengan inisal RM (37) yang merupakan penjaga gudang.

Barang bukti yang diamankan berupa 40 tangki penampungan dengan ukuran 1000 liter, yg terdiri dari 2 tangki terisi penuh,  dan 1 tangki berisi sekitar 200 liter, 1 tangki warna biru ukuran 8.000 liter dalam kondisi kosong, serta  2 pompa air termasuk selang.

"Total solar subsidi yang ditemukan baik di gudang maupun di TKP ada 3200 liter," katanya.

Modus yang dilakukan pelaku yaitu dengan membeli bbm seperti pada umumnya, dan berpindah dari satu Spbu ke Spbu lainnya.

Dalam sehari pelaku biasanya berkeliling 4 atau 5 Spbu di sekitar Cilacap untuk mengisi BBM yang kemudian dipindahkan ke tangki diatas truk tersebut.

"Modus cuma mengisi biasa full tank, setelah full tank pindah ke Spbu lain lagi, ini dilakukan dibeberapa titik sehingga tidak mencurigakan," tuturnya.

Pelaku melakukan aksinya ini sejak 5 bulan belakangan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved