Berita Inernasional

Iran Ancam Serang Jantung Israel jika Sedikit Saja Ganggu Keamanan Teheran

Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Senin (18/4/2022) mengancam akan menyerang "di jantung" Israel, jika Tel Aviv membuat "langkah sekecil apapun" terhad

Editor: m nur huda
AP PHOTO/EBRAHIM NOROOZI
Presiden Iran Ebrahim Raisi 

TRIBUNJATENG.COM, TEHERAN - Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Senin (18/4/2022) mengancam akan menyerang "di jantung" Israel, jika Tel Aviv membuat "langkah sekecil apapun" terhadap Teheran.

Pada momentum parade militer yang menandai Hari Tentara Nasional, Ebrahim Raisi mengatakan jika keamanan Iran terancam oleh musuh bebuyutan Israel, angkatan bersenjatanya akan membalas dengan keras.

“Pesan kami kepada rezim Zionis adalah bahwa jika Anda menginginkan normalisasi hubungan dengan beberapa negara di kawasan itu, Anda harus tahu bahwa bahkan gerakan terkecil Anda tidak disembunyikan dari intelijen, keamanan, dan angkatan bersenjata kami,” kata Ebrahim Raisi mengacu pada Israel sebagaimana dilansir Al Jazeera.

“Dan Anda (Israel) harus tahu bahwa jika Anda membuat gerakan terkecil melawan bangsa Iran, tujuan (serangan) angkatan bersenjata kita akan menjadi pusat rezim Zionis,” tambah Ebrahim Raisi pada rapat umum itu.

Menurut laporan AA, selama upacara tersebut militer Iran menampilkan berbagai senjata buatan dalam negeri, drone dan sistem pertahanan di parade di pinggiran Teheran.

Kaman-22, drone strategis jarak jauh milik Angkatan Udara Iran, yang mampu mengangkut berbagai jenis kargo dengan durasi penerbangan 24 jam, ditampilkan untuk pertama kalinya.

Menurut pejabat militer, senjata itu memiliki jangkauan operasional lebih dari 3000 km dan mampu terbang hingga 8000 meter di udara.

Serangkaian jet tempur milik tentara Iran juga melakukan manuver udara pada kesempatan itu.

Raisi mengatakan militer Iran telah mengembangkan kemandirian di bawah tekanan sanksi AS, dan mengatakan kemampuannya dalam "kondisi terbaik" hari ini.

Parade Hari Tentara Nasional tahun ini datang beberapa minggu setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap apa yang diklaimnya sebagai "pusat strategis" Israel di Erbil di wilayah Kurdi Irak utara.

Serangan itu, yang melibatkan selusin rudal balistik, terjadi sebagai tanggapan atas pembunuhan dua anggota IRGC, dalam serangan udara Israel di pinggiran ibukota Suriah, Damaskus.

Pekan lalu, Raisi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein yang sedang berkunjung bahwa Iran "mengawasi dengan cermat" tindakan Israel, dan tidak akan membiarkan mereka "membahayakan keamanan kawasan melalui negara mana pun".

Israel disalahkan atas serangkaian serangan sabotase di fasilitas nuklir utama Iran dan pembunuhan sejumlah ilmuwan nuklir terkemuka Iran.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Iran Ancam Serang Israel jika Sedikit Saja Ganggu Keamanannya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved