Berita Sukoharjo

Bangunan Pagar Keraton Kartasura yang Dibongkar Berstatus Benda Cagar Budaya, Polisi Masih Selidik

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo memastikan bahwa bangunan pagar kuno Keraton Kartasura yang dibongkar adalah Benda Cagar Budaya.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKAB SUKOHARJO
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo memastikan bahwa bangunan pagar kuno Keraton Kartasura yang dibongkar adalah Benda Cagar Budaya (BCB). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo memastikan bahwa bangunan pagar kuno Keraton Kartasura yang dibongkar adalah Benda Cagar Budaya (BCB).

Artinya, bangunan bersejarah yang berusia ratusan tahun itu adalah bangunan yang dilindungi dan tidak boleh diutak-atik.

Bangunan Pagar Keraton Kartasura yang Dibongkar Statusnya Benda Cagar Budaya
Bangunan Pagar Keraton Kartasura yang Dibongkar Statusnya Benda Cagar Budaya (IST)

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Siti Laila membenarkan adanya pembongkaran bangunan kuno tersebut.

Menurutnya, hal itu tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

Terlebih sudah sejak beberapa waktu lalu, bangunan pagar Keraton Kartasura itu sedan dalam kajian oleh Tim Ahli BCB.

"Bangunan di sana itu sudah didaftarkan sebagai BCB yang statusnya dilindungi oleh Undang-undang. Itu juga sudah didaftarkan sebagai BCB ke tingkat nasional. Kok tahu-tahu ada orang yang membongkarnya, jelas itu menyalahi undang-undang," tegasnya.

Laila yang saat dikonfirmasi baru saja dari lokasi Keraton Kartasura mengatakan, pagar bangunan yang dibongkar tersebut panjangnya skeitar 5-6 meter.

Menurut informasi, pemilik tanah yang ada di dalam pagar akan membuat bangunan kos-kosan.

Tidak tahu kenapa, tiba-tiba ada yang membongkar pagar kuno tersebut.

Padahal tanpa harus membongkar pagar itu, sudah ada akses yang lain.

"Kami masih menyusun laporan dan akan segera melaporkan ini pada Ibu Bupati menunggu perintah selanjutnya. Tetapi yang jelas bangunan ini adalah BCB yang harus dilindungi," tandasnya.

Apakah akan dilaporkan ke kepolisian?

Laela mengatakan menunggu arahan dari Bupati Sukoharjo.

Camat Kartasura Joko Miranto saat dikonfirmasi membenarkan adanya pembongkaran pagar kuno tersebut.

Menurutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan dari Dinas Pendidikan serta pihak kepolisian.

"Informasinya pemilik tanah yang akan membangun ini adalah Linawati dan akan dijual ke Burhan," jelasnya.

Kapolsek Kartasura AKP Mulyanta saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian itu.

Namun demikian, pihaknya belum bisa menjelaskan detil karena ini masih dalam penyelidikan.

"Nanti Pak Kapolres saja yang akan memberikan penjelasan terkait dengan kasus ini. Sementara kita masih melakukan penyelidikan bersama dengan Reskrim," ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved