Berita Semarang
Maria Juara 1 Olimpiade Sains Tingkat Nasional, Berhasil Singkirkan Peserta dari UGM dan ITS
Pada umumnya, ada pandangan bahwa jurusan pendidikan berada di bawah jurusan studi murni.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada umumnya, ada pandangan bahwa jurusan pendidikan berada di bawah jurusan studi murni.
Seolah-olah kemampuan mahasiswa jurusan studi murni selalu lebih tinggi dari program pendidikan.
Maria tak percaya stereotip tersebut dan termotivasi untuk membuktikan hal itu.
“Saya belajar dari nol. Dan ingin memb

uktikan bahwa kita bisa bersaing sama anak matematika murni,” ungkap Maria Stephania Widodo berdasarkan rilis yang diterima Tribun Jateng pada Kamis (28/4/2022).
Maria merupakan mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) usai mengikuti kompetisi matematika tingkat nasional.
“Ketemu mahasiswa matematika murni dari perguruan tinggi negeri memang berat saingannya. Tetapi saya akhirnya berhasil mengubah pandangan bahwa yang selalu menang adalah dari jurusan murni dari universitas negeri,” tegasnya.
Maria berhasil meraih Juara 1 Medali Emas dalam ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Science Competition (FUSC) 2022, pada Minggu (17/4/2022) di Medan, Sumatera Utara.
Maria berhasil melalui persaingan berat itu setelah menyingkirkan pesaing paling berat, yaitu dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
“Untuk sampai ke sana memang berat. Saya perlu bimbingan dari dosen dan sering ngejar-ngejar dosen buat bimbingan,” ungkapnya.
Maria mengakui, ia sebenarnya bisa dikatakan agak terlambat belajar matematika.
“Saya tidak sejak kecil suka matematika. Dasarnya justru logika saya nggak jalan. Barulah sejak SMA saya mulai tertarik pada matematika dan fokus,” ungkap Maria.
Sejak itu, ia merasa sangat tertantang untuk bisa menyelesaikan soal matematika, dan akan merasa sangat puas ketika berhasil mengerjakan pertanyaan sulit.
Keseriusan terhadap matematika dibuktikan dengan rajin mencari informasi olimpiade nasional di media sosial.
“Saya cari sendiri informasi lombanya, lalu rajin mendaftar dan ikut lomba tersebut. Dari situ saya belajar untuk menghadapi soal-soal baru, dengan tantangan-tantangan dan kesulitan baru.”
Dekan Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi Informasi (FPMIPATI) UPGRIS Dr Nur Khoiri menyampaikan rasa bangga atas capaian Maria yang membanggakan kampus UPGRIS.
“Di balik prestasi ini juga ada dosen pembimbing yang gigih mendampingi hingga raih prestasi. Harapan Maria terus mengembangkan diri untuk kegiatan akademik. Terus belajar jangan terlena. Masa pengembangan serta menyerap ilmu sebanyak-banyaknya,” tutup Khoiri. (*)