Berita Viral
Viral Video Warga Berjejer Sepanjang 1 KM di Jalur Mudik Pantura Sembari Membawa Sapu, Ini Tujuannya
Viral video sejumlah warga ramai berdiri di tepi jalan raya pantura sembari memegangi sapu.
"Banyak sih, padat. Ada anak-anak juga. Tua, muda, dan anak-anak. Padat," kata Iman.
Sebelumnya, Iman juga pernah menjumai fenomena semacam ini. Namun dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.
"Tapi enggak sebanyak sekarang, paling cuma beberapa orang aja," tandasnya.
Penjelasan sosiolog
Sosiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Bagong Suyanto memberikan pandangannya terkait fenomena ini.
Baca juga: Pemuda Berbaju Gamis Tak Bisa Mengelak Saat Digeledah, Ditemukan STNK Motor yang Dilaporkan Hilang
Baca juga: Ini 7 Pemain Andalan Asal Jawa Tengah yang Berpeluang Direkrut PSIS Semarang di Bursa Transfer
Baca juga: Aksi Nyata dari Jalan Taruna 47 Rowosari, Berbagi Setitik untuk Senyum di Hari Raya Idulfitri
Menurutnya, fenomena atau tradisi menyapu uang yang diberikan pemudik adalah suatu hal yang menarik.
"Itu simbol yang merepresentasikan kerentanan masyarakat di daerah dan posisi mereka yang menunggu masyarakat berderma," ujar Bagong, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/4/2022).
Dari sepengetahuannya, fenomena ini hanya ada di Pantura, dan secara perlahan akan menghilang.
"Ini bukan tradisi yang memiliki akar kultural yang lama," ujar Bagong. (*)
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Ramai Warga Menyapu Uang dari Pemudik di Jalur Pantura, Ini Ceritanya