Berita Sragen
Kisah Bocah Menangis di Depan Kantor Bupati Sragen Usai Salat Id, Endingnya Bikin Haru
Tak seperti umumnya jamaah salat id yang pulang dengan wajah bahagia, Oliv, gadis belia justru menangis terisak di pinggir jalan raya.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Tak seperti umumnya jamaah salat idulfitri yang pulang dengan wajah bahagia, Oliv, gadis belia justru menangis terisak di pinggir jalan raya.
Lapangan alun-alun dan jalan raya yang sempat disesaki jamaah, berangsur sepi.
Jamaah berduyun-duyun meninggalkan tempat salat setelah kegiatan ibadah selesai.
Baca juga: Di Hari nan Fitri, Bupati Yuni Sampaikan Maaf ke Masyarakat Sragen
Hanya sedikit jamaah, serta petugas pengamanan yang bertahan untuk menunaikan tugasnya.
Di trotoar depan kantor Bupati Sragen, seorang anak kecil bertahan karena tak tahu arah pulang.
Ia mencari orang tuanya yang terpisah usai salat Id dilaksanakan.
Ia hanya menangis saat dihampiri petugas dan Polwan.
"Ibunya Rina, ayahnya katanya Pak RT. Alamatnya tidak tahu. Ditanya hanya belok terus belok, " kata Erwin, petugas yang mengumumkan keberadaan anak itu, Senin (2/5/2022)
Berbekal informasi terbatas dari anak itu, petugas mengumumkannya melalui pengeras suara.
Melalui pengeras suara, Erwin menyampaikan kepada orang tua yang merasa kehilangan anak untuk mendekat ke sumber suara.
Sampai beberapa saat, belum juga ada orang yang menjemput anak itu.
Tangis anak itu pun tak berhenti.
Hingga beberapa waktu kemudian, dari arah barat, seorang tua berjalan tergesa mendekat sumber suara.
Dari kejauhan, petugas sudah menebak itu adalah orang tuanya.
Anak itu seketika berlari menuju pria tersebut.
Orang tua itu pun menyegerakan langkahnya.
Orang tua dan anak itu saling memeluk.
Rasa haru dan senang bercampur.
Mereka terlihat sama bersyukur.
Sembari melangkahkan kaki pulang, Oliv enggan terlepas dari pelukan erat orang tuanya. (Khoirul Muzakki)
Baca juga: Bakal Tampil di HUT Sragen Gantikan Tri Suaka, Isi ATM Andika Kangen Band Bocor, Kaya Raya