Guru Berkarya

Youtube Channel Mempermudah Pembelajaran PJOK Hockey Indoor

Pendidikan memiliki unsur yang memberikan dasar yang kuat, salah satunya adalah proses pembelajaran.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Andry Wahyulianto SOr, Guru SDN 3 Tanjungharjo Kab Grobogan 

Oleh: Andry Wahyulianto SOr, Guru SDN 3 Tanjungharjo Kab Grobogan

PENDIDIKAN memiliki unsur yang memberikan dasar yang kuat, salah satunya adalah proses pembelajaran. Proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh pemahaman guru terhadap tujuan pembelajaran yang dirancang. Guru sebagai pendidik memikul tanggung jawab untuk dapat meningkatkan semangat belajar. Selain itu, pembelajaran yang menarik dan menyenangkan juga memicu guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang dapat menarik perhatian anak didik. Guru harus pandai memutar otak dan mendesain proses pembelajaran. Harapannya, dengan terciptanya pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, akan tercapai pembelajaran yang bermakna bagi anak didik termasuk pembelajaran Pendidikan jasmani, olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Proses pembelajaran PJOK memang sangat berbeda dengan kelas-kelas materi pembelajaran pada umumnya. Pembelajaran PJOK harusnya dapat membuat anak didik tertarik untuk mengikuti setiap tahapannya. Akan tetapi, ternyata masih banyak anak didik yang rendah hasil belajarnya di mata pelajaran PJOK. Seakan anak tersebut sangat tidak menikmati pembelajaran. Bahkan, hasil belajar PJOK di SDN 3 Tanjungharjo Kabupaten Grobogan masih rendah apabila dibandingkan dengan muatan pembelajaran yang lain.

Untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran diperlukan sebuah media pembelajaran yang mampu menarik minat anak didik dalam belajar. Sehingga anak didik akan aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas dan mampu memperbaiki hasil belajar anak didik. Salah satu alternatif mengatasi masalah yang cocok untuk mata pelajaran PJOK adalah menggunakan media pembelajaran yang inovatif. Penggunaan media pembelajaran akan dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Rudi Susilana (2007:6) menjelaskan bahwa media merupakan alat perantara saluran komunikasi antara pemberi pesan dengan penerima pesan. Selain materi yang dikemas secara menarik dalam media video pembelajaran. Guru membuat berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan keaktifan anak didik. Seperti bermain peran memeragakan kegiatan menghargai sesama, menjawab pertanyaan secara. Intensitas anak didik melakukan latihan melalui tutorial dari media youtube berdasarkan tugas yang diberikan guru sangat membantu mereka untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan keterampilan.

Keterampilan yang dipelajari anak didik dari mata pelajaran PJOK membutuhkan kegiatan yang dinamakan latihan pengalihan agar apa yang dipelajari di sekolah dapat digunakan untuk berbagai keperluan di luar sekolah. Guru dapat memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran praktik PJOK. Selain dipergunakan sebagai media untuk mencari informasi kegiatan praktik, channel youtube juga dapat dipergunakan untuk mengunggah hasil tugas praktik yang diunggah ke youtube sehingga hasil kreasinya dapat menjadi bahan kajian dan evaluasi hasil pembelajaran oleh guru, sekaligus membantu guru dalam penilaian unjuk kerja atau praktik.

Proses pemanfaatan media youtube dalam mata pelajaran PJOK seperti yang dilakukan penulis sebagai guru di kelas 6 SDN 3 Tanjungharjo Kabupaten Grobogan materi tentang permainan bola kecil yaitu olahraga Hockey Indoor. Penerapan proses pembelajaran dilakukan dengan mendownload video kemudian dibuat transkripnya dilanjutkan dengan melakukan praktik. Anak didik dapat melakukan streaming atau downloading dengan membuka chanel youtube, setelah proses itu file yang diunduh disimpan dan dibuka kembali untuk melihat cara guru dalam video memainkan teknik dan memberikan arahan, di sinilah terjadi proses latihan yang berulang-ulang dan intensif.

Pemanfaatan media youtube ditujukan agar anak didik lebih mudah dalam upaya menguasai materi pelajaran yang disajikan. Banyak chanel yang bisa diakses untuk dipilih sesuai dengan kebutuhan materi yang dipelajari. Selain itu media ini dapat menumbuhkan kreatifitas anak didik dalam pengerjaan tugas, karena termotivasi untuk menyajikan hal yang berbeda. Sehingga proses transfer materi pengetahuan maupun praktik berjalan lebih efektif. Kesimpulannya pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran dan praktik PJOK layak digunakan untuk pembelajaran di sekolah dasar. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved