Guru Berkarya
Membangun Semangat Kerja Sama di Sekolah
Kerja sama merupakan hal penting dalam suatu organisasi, menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pencapaian tujuan organisasi.
Oleh: Suwarsijah SPdSD, Kepala SDN 3 Bandungsari Kec Ngaringan Kab Grobogan
KERJASAMA merupakan hal penting dalam suatu organisasi, menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pencapaian tujuan organisasi. Kebersamaan itulah modal besar untuk menggapai cita-cita tertinggi dalam organisasi. Sekolah sebagai sebuah organisasi perlu secara terus-menerus berupaya membangun semangat kerja sama seluruh anggotanya.
Ada banyak penyebab mengapa suatu tim kerja yang telah dibangun tidak memiliki kerja sama yang baik. Penyebab yang paling sering muncul yaitu adanya konflik di dalam tim itu sendiri, tidak ada rasa saling menghormati, dan tidak ada kepercayaan antara yang satu dengan yang lain.
Sekolah sebagai suatu organisasi yang bergerak di bidang pendidikan. Sebagai organisasi, masing-masing sekolah secara khusus memiliki tujuan sesuai dengan situasi dan kondisinya. Untuk mengelola organisasi sekolah diperlukan kebijakan manajemen dan kepemimpinan yang dapat memberi ruang bagi tumbuh kembangnya kreativitas dan inovasi. Oleh karena itu, organisasi perlu mengelola hal tersebut secara efektif untuk dapat menumbuhkan sinergitas dalam organisasi di antara berbagai individu yang terlibat di dalamnya.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh organisasi untuk membangun semangat kerja sama di sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin organisasi pembelajar perlu memiliki pemahaman tentang cara-cara membangun semangat kerja sama di sekolah. Selanjutnya dapat menerapkan cara-cara tersebut sehingga manajemen kepemimpinan berhasil baik. Beberapa cara membangun semangat kerja sama adalah sebagai berikut.
Pertama tentukan tujuan secara jelas. Contoh, sekolah yang telah merumuskan visi dan misi sekolah hendaknya menjadi tujuan bersama. Selain mengetahui tujuan bersama, masing-masing bagian seharusnya mengetahui tugas dan tanggung jawabnya untuk mencapai tujuan bersama tersebut.
Kedua, perjelas keahlian dan tanggung jawab anggota. Setiap anggota tim harus menjadi pemain di dalam tim. Masing-masing bertanggung jawab terhadap suatu bidang atau jenis pekerjaan. Di lingkungan sekolah, guru selain melaksanakan proses pembelajaran biasanya mendapatkan tugas tambahan, seperti menjadi wali kelas, mengelola laboratorium, dan lain-lain. Agar terbentuk kerja sama yang baik, pemberian tugas tambahan harus berdasarkan pada keahlian masing-masing.
Ketiga, hindari masalah yang bisa diprediksi. Artinya mengantisipasi masalah yang bisa terjadi. Seorang pemimpin yang baik harus dapat mengarahkan anak buahnya untuk mengantisipasi masalah yang akan muncul, bukan sekedar menyelesaikan masalah. Dengan mengantisipasi, apalagi kalau dapat mengenali sumber-sumber masalah, maka organisasi tidak akan disibukkan kemunculan masalah yang silih berganti harus ditangani.
Keempat, saling percaya. Jika kepercayaan antarnggota hilang, sulit bagi tim untuk bekerja bersama. Apalagi jika anggota tim cenderung menjaga jarak, tidak siap berbagi informasi, tidak terbuka, dan saling curiga. Situasi ini tidak baik bagi tim. Sumber saling ketidakpercayaan di sekolah biasanya berawal dari kebijakan yang tidak transparan atau konsensus yang dilanggar dan kepala sekolah tidak bertindak apapun.
Kelima, saling memberi penghargaan. Faktor nomor satu yang memotivasi guru atau karyawan adalah perasaan bahwa mereka telah berkontribusi terhadap pekerjaan dan organisasi. Setelah sebuah pekerjaan besar selesai, kumpulkan anggota tim untuk merayakannya. Di sekolah dapat dilakukan sesering mungkin setiap akhir kegiatan besar seperti akhir semester, akhir ujian sekolah, dan lain-lain.
Dengan menerapkan cara-cara tersebut semangat kerja sama di SD Negeri 3 Bandungsari dapat terjalin dengan baik. Hal itu dilakukan oleh kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Suwarsijah-SPdSD-Kepala-SD-Negeri-3-Bandungsari-Kec-Ngaringan-Kab-Grobogan.jpg)