Berita Demak
Cara Dinkes Demak Cegah Hepatitis Akut Misterius Masyarakat Harus Menerapkan Hal Ini
Hepatitis akut misterius kini menjadi momok bagi masyarakat di Indonesia, ketakutan ini terjadi pasca empat anak di Jakarta.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Hepatitis akut misterius kini menjadi momok bagi masyarakat di Indonesia, ketakutan ini terjadi pasca empat anak di Jakarta berusia 11 tahun kebawah meninggal dunia diduga terserang penyakit ini.
Dugaan awal, penyakit ini karena adenovirus, SARS-CoV2 dan virus. Penyakit ini, memiliki gejala diare, muntah, sakit perut dan penyakit kuning (Jaundice).
Kecemasan masyarakat terhadap penyakit ini merambah di Indonesia, tidak terkecuali wilayah Jawa Tengah Kabupaten Demak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Guvrin Heru Putranto saat dihubungi Tribunjateng, Rabu (11/5/2022).
Mengatakan bahwa saat ini di Demak masih belum mendapat laporan adanya masyarakat yang terkena penyakit tersebut.
"Sejauh ini, belum terlaporkan di Demak, intinya belum ada," katanya.
Untuk mendeteksi penyakit tersebut sedini mungkin, pihaknya telah melakukan pelacakan.
"Kita sudah melakukan upaya pelacakan kasus atau kewaspadaan dini di semua fasilitas kesehatan," jelasnya.
Bahkan, pihaknya juga telah melakukan arahan dari pemerintah pusat.
Untuk menghindari penyakit tersebut, ia meminta kepada masyarakat untuk terapkan perilaku hidup bersih (PHBS) dan Gerakan Kesehatan Masyarakat karena hal tersebut adalah kunci untuk pencegahan penularan.
"Yang penting adalah pelaksanaan PHBS dan Germas menjadi kunci pencegahan penularannya," katanya. (Rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kadinkes-demak-gufrin-heru-putranto.jpg)