Guru Berkarya
Keterampilan Proses Membuat Poster dengan Modeling The Way
Modeling the way menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan keterampilan proses.
Oleh: Eko Wayono SPd, Guru SMPN 3 Satu Atap Sumberlawang
BANYAK cara yang diperlukan untuk mendorong peserta didik agar lebih kreatif. Modeling the way menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan keterampilan proses. Modeling the way merupakan salah satu strategi pembelajaran yang mendorong peserta didik agar mempraktekkan keterampilan spesifik yang dipelajari di kelas melalui demonstrasi. Strategi ini tepat untuk digunakan pembelajaran yang menuntut keterampilan tertentu (Dimyati dan Moedjiono, 1999:76).
Modeling the way tepat untuk digunakan pembelajaran seni budaya karena memiliki banyak materi yang memerlukan praktek. Materi membuat poster di kelas 8 pada mata pelajaran seni rupa diambil untuk menerapkan Modeling the way. Modeling the way dalam membuat poster dilakukan dengan sembilan langkah.
Langkah pertama, guru menjelaskan materi membuat poster. Materi yang diajarkan yaitu konsep membuat poster dan alat dan bahan serta langkah materi membuat poster. Kedua, peserta didik diatur dalam sejumlah kelompok yang terdiri kurang lebih jumlah anggota 5-6 peserta didik. Total ada terdapat 6 kelompok yang terbentuk untuk pembelajaran seni budaya di kelas 8 B.
Tiap kelompok lalu memilih tema poster yang sesuai dengan skenario yang dibuat. Tema poster yang disepakati bersama yaitu sekolah hijau,. Ketiga, memberikan batas waktu pengerjaan sesuai dengan skenario kerja kepada peserta didik. Keempat, lembar kerja dibagikan kepada tiap kelompok untuk dikerjakan.
Selanjutanya langkah kelima yaitu guru meminta peserta didik mengumpulkan hasil kerja per kelompok. Keenam tiap kelompok yang ada, secara berurutan akan mempresentasikan hasil kerjanya masing-masing. Kemudian kelompok lain akan memberikan tanggapan atau memberikan masukan. Ketujuh guru memberi penjelasan sekaligus memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya terkait materi jika ada yang belum dimengerti.
Kedelapan, dilakukan evaluasi dengan memberikan tes tertulis kepada peserta didik. Dan langkah terakhir kesembilan dengan memberikan penutup. Penutup diisi dengan guru memberikan kesimpulan sekaligus refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung (Wijaya, 2004:17).
Penerapan strategi modeling the way sendiri terbilang memuaskan. Hasil yang diperoleh cukup positif dimana terjadi peningkatkan kreativitas belajar peserta didik kelas 8 B SMP Negeri 3 Satu Atap Sumberlawang. Hal itu terlihat dalam beberapa aspek. Pertama dari lembar kerja peserta didik yang dikumpulkan dimana jawaban para peserta didik yang cukup kreatif. Kedua dari hasil karya peserta didik yang ditampilkan dimana tiap kelompok berlomba untuk menampilkan kreasi terbaiknya dalam menggambar poster.
Kemudian dalam diskusi presentasi, kelompok lain juga memberikan jawaban dan masukan yang kreatif dan inovatif. Berdasarkan hal diatas, maka strategi modeling the way pada pembelajaran seni budaya pada kelas 8 B SMP Negeri 3 Satu Atap Sumberlawang dapat meningkatkan keterampilan proses peserta didik. Khususnya pada materi menggambar poster. (*)