Guru Berkarya
Memanfaatkan Teknologi Pembelajaran dalam Menyampaikan Materi IPA
Pandemi Covid-19 telah berangsur-angsur menurun dan proses pembelajaran tatap muka sudah mulai dilaksanakan meskipun masih terbatas.
Oleh: Sri Yanti SPdSD, Guru SDN Langenharjo 02
PANDEMI Covid-19 telah berangsur-angsur menurun dan proses pembelajaran tatap muka sudah mulai dilaksanakan meskipun masih terbatas. Setelah lebih dari dua tahun pembelajaran hanya dilaksanakan sebatas dalam jaringan (daring) dan secara jarak jauh. Peserta didik mulai beradaptasi untuk kembali mengikuti pembelajaran di sekolah.
Hal ini menjadi tantangan bagi guru untuk membangun kembali semangat peserta didik yang tentu tidak mudah. Berbagai hal harus dipersiapkan untuk menciptakan pembelajaran yang dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan bahan ajar.
Rukmini (2013: 12) menjelaskan bahwa bahan ajar adalah seperangkat materi pelajaran yang mengacu pada kurikulum yang digunakan dalam rangka mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Salah satu manfaat bahan ajar adalah untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik.
Oleh karena itu, guru harus memilih bahan ajar yang tepat sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Memasuki era yang berkemajuan teknologi, guru harus mampu memanfaatkan teknologi untuk membuat bahan ajar yaitu dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran aeperti yang dilakukan di SDN Langenharjo 02.
Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah Canva. Canva merupakan aplikasi desain grafis yang dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis desain kreatif secara online, termasuk membuat bahan ajar. Canva dapat diakses pada situs canva atau dengan mengunduh aplikasi Canva pada playstore android.
Ada dua versi Canva, yaitu Canva free dan Canva pro. Perbedaan keduanya terletak pada fitur yang disediakan. Canva free dapat digunakan secara gratis, tetapi fitur yang tersedia sangat terbatas. Jika ingin mendapatkan fitur yang lebih lengkap, maka dapat menggunakan Canva berbayar yaitu Canva pro. Canva juga menyediakan fasilitas gratis bagi guru berupa Canva for education.
Agar guru dapat memanfaatkan aplikasi tersebut, guru harus mendaftar pada laman yang disediakan canva tersendiri menggunakan e-mail pribadi atau akun yang dimiliki. Ketika mengisi form pengajuan akun, harus mengunggah file bukti kualifikasi mengajar, seperti sertifikat pendidik atau surat keterangan mengajar. Setelah selesai mendaftar, tinggal menunggu balasan dari Canva yang menyatakan bahwa akun yang didaftarkan telah disetujui.
Proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 6 di SDN Langenharjo 02 memanfaatkan aplikasi pembelajaran Canva for Education untuk menyampaikan materi tentang pelestarian makhluk hidup berupa model dan video pembelajaran. Penulis sekaligus guru di SDN Langenharjo 02 membuat modul dengan memilih desain dokumen ukuran kertas A4. Template dipilih yang sesuai dengan materi yang akan ditulis, kemudian memasukkan teks berupa materi pelajaran. Untuk mempercantik tampilan modul, dapat menambahkan fitur elemen berupa gambar yang tersedia. Setelah desain modul selesai, unduh modul dengan format PDF.
Modul yang telah dibuat selanjutnya dibagikan kepada peserta didik melalui whatsapp grup kelas. Hal ini dilakukan agar peserta didik dapat mempelajari modul ini. Video pembelajaran tentang pelestarian makhluk hidup juga dibuat. Pembuatan video pembelajaran menggunakan Canva cukup mudah bagi pemula. Pilih desain video pada Canva, kemudian pilih ukuran video yang dikehendaki. Tambahkan teks dan gambar-gambar yang menarik. Agar video lebih menarik, tambahkan suara dengan cara memilih menu rekam atau mengunggah suara dengan format mp3. Tampilan video dapat ditambahkan dengan animasi dan transisi. Setelah selesai, unduh video dengan format mp4.
Semangat belajar peserta didik nampak meningkat ketika belajar menggunakan bahan ajar digital berupa modul dan video pembelajaran yang di terapkan di aplikasi Canva. Selain itu, peserta didik juga mengurangi penggunaan gawai untuk kegiatan yang kurang bermanfaat. Peserta didik mulai menggunakan gawai untuk belajar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sri-Yanti-SPdSD-SDN-Langenharjo-02_1.jpg)