Berita Kriminal

Penipuan Modus Arisan Online di Magelang, Keruk Keuntungan Rp 1 Miliar

Kapolres Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, para tersangka sudah menjalankan bisnis sejak Oktober 2020 dengan nama ARISAN AIKO

Editor: muslimah
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Tersangka FF saat dihadirkan pada konferensi pers di lobi depan Mako Polres Magelang, Kamis (19/05/2022) 

TRIBUNJATENG.COM - Polres Magelang berhasil mengamankan dua wanita pelaku penipuan berkedok arisan online yakni, RI alias Prenjak (29) warga Jambon Gesikan RT. 002 RW. 004, Cacaban, Magelang Tengah, Kota Magelang.

Serta, FF alias Bong (28) warga Jambon Gesikan 5 RT 005 RW 004, Cacaban, Magelang Tengah, Kota Magelang.

Kapolres Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, para tersangka sudah menjalankan bisnis sejak Oktober 2020 dengan nama ARISAN AIKO.

"Modusnya menggunakan nama orang lain sebagai peserta fiktif yang berperan sebagai peminjam atau orang yang dibiayai."

"Agar peserta mengira orang dalam arisan tersebut memang benar adanya peminjaman."

"Sehingga, (peserta) menyerahkan uang modal kepada tersangka. Padahal, uang dipakai pribadi oleh tersangka,"ujarnya pada Jumat (20/05/2022).

Ia melanjutkan, untuk berpura-pura menjadi peserta fiktif para tersangka menggunakan nomor handphone khusus sebagai identitas atas nama orang lain.

Seolah-olah menjadi peserta arisan agar peserta lain tidak curiga.

Sementara dari hasil penyelidikan pihak kepolisan, tersangka mengaku mendapatkan referensi membuat arisan online bodong dari instagram .

"Mereka juga mempelajari cara kerja, metode, pola, dan mekanisme arisan dengan sistem menurun termasuk darimana admin mendapatkan keuntungan,"ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved