Berita Sragen
Tour de Sragen, Cara Pemkab Sragen Kenalkan Wisata ke Goweser
Pemerintah Kabupaten Sragen punya cara unik untuk mempromosikan destinasi wisata di wilayahnya
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG. COM, SRAGEN -- Pemerintah Kabupaten Sragen punya cara unik untuk mempromosikan destinasi wisata di wilayahnya.
Masyarakat dari berbagai kota di Indonesia diundang untuk memeriahkan kegiatan Tour de Sragen. Acara yang diadakan untuk menyemarakkan HUT Sragen ke 276 itu pun sukses terselenggara, Minggu (22/5/2022).
670 peserta Tour de Sragen tidak hanya dari komunitas gowes di kota Solo dan Sragen, melainkan juga dari luar wilayah Sragen seperti Bogor, Majalengka dan Tasikmalaya.
Mereka berangkat dari alun-alun Sragen, Minggu pagi untuk menjelajah wilayah Sragen yang memiliki banyak cerita.
“Peserta yang mendaftar diluar perkiraan. Kami menyediakan kuota 500 orang sehingga bertambah menjadi 670 orang, " ujar Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Minggu (23/5/2022).
Dalam perjalanan panjang itu, peserta bisa istirahat sejenak di beberapa titik cek poin yang telah disiapkan. Mereka bisa berhenti maksimal selama 10 menit.
Selain melepas lelah, peserta wajib mendapatkan tanda stempel kupon undian dan dapat berfoto selfi.
Menariknya, lokasi cek poin yang dipilih berasa di destinasi-destinasi andalan Kabupaten Sragen.
4 lokasi cek poin itu meliputi Panggung Seni Wisata Bayanan, Omah Londo Gondang, Penggilingan Padi desa Ndari Kecamatan Plupuh dan Museum Sangiran.
Ini sekaligus untuk mengenalkan dan mempromosikan objek-objek wisata di Sragen itu kepada masyarakat luas.
“Tujuan Tour de Sragen ini adalah memperkenalkan Sragen kepada masyarakat lewat komunitas yang menyukai petualangan. Jadi kita membidik teman-teman goweser, " tambah Yuni.
Adapun rute yang dilewati dari start Alun-alun Sragen menuju Kedawung melewati Alaska (alas karet) sampai Sambirejo kemudian Bayanan.
Setelahnya melewati Tegalrejo menuju Omah Londo Gondang. Selanjutnya melewati jalan Solo Mantingan melalui jalan Raya Sukowati (Kota Sragen) menuju tikungan Masaran belok kanan kearah jembatan Plupuh sampai Penggilingan Padi desa Ndari.
Kemudian melewati Pungsari menuju Museum Sangiran dan kemudian finish New Kemukus.
Deni Aditama goweser asal Sragen mengaku senang dan bangga menjadi peserta yang pertamakali mencapai finish di New Kemukus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/goweser-dalam-Tour-de-Sragen.jpg)