Penipuan

Facebook Sintiya Kasih Aslinya Pria Botak Bernama Bogel, Bikin Pemuda Magelang Meringis Rugi 1 Motor

MS (23) pemuda asal Bandongan, Magelang ditipu wanita jadi-jadian di Facebook hingga sepeda motornya lenyap.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Tersangka saat dihadirkan dalam konferensi pers di lobi depan Mako Polres Magelang, Kamis (19/05/2022) lalu 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - MS (23) pemuda asal Bandongan, Magelang ditipu wanita jadi-jadian hingga sepeda motornya lenyap.

Pelaku adalah Bogel (20) warga Dusun Bayakan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang .

Bogel menyamar menjadi perempuan di Facebook dan mengajak bertemu di kos-kosan.

Baca juga: Penipuan Modus Arisan Online di Magelang, Keruk Keuntungan Rp 1 Miliar

Tersangka saat dihadirkan dalam konferensi pers di lobi depan Mako Polres Magelang, Kamis (19/05/2022) lalu
Tersangka saat dihadirkan dalam konferensi pers di lobi depan Mako Polres Magelang, Kamis (19/05/2022) lalu (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan modus operandi yang dilakukan tersangka untuk menipu korbannya yakni berpura-pura menyamar menjadi perempuan lewat aplikasi media sosial Facebook.

Adapun, kronologinya tersangka mengajak berkenalan korbannya yakni MS (23) pemuda asal Bandongan, Magelang, lewat facebook menggunakan nama akun samaran Sintiya Kasih.

"Kemudian, pada Idul fitri kemarin tersangka mengajak korban untuk ketemuan."

"Disepakati untuk bertemu di kosan di daerah Kalangan, Salaman. Sesampai di kosan, korban mendapati pesan singkat kalau tersangka tidak berada di kosan,"ujarnya pada Senin (23/05/2022).

Ia menambahkan, dalam pesan singkatnya tersangka menyampaikan bahwa adik laki-lakinya akan datang meminjam sepeda motor milik korban, yang akan dipakai untuk membeli paketan handphone dan menjemput 'Sintiya Kasih'.

"Padahal, yang dibilang adik laki-laki merupakan  tersangka sendiri. Tetapi, saat itu korban percaya dan memberikan motornya," ujarnya.

Setelah diberikan motor, lanjutnya, tersangka meninggalkan korban sendirian di kosan.

Korban pun sempat menghubungi tersangka karena motornya sudah terlalu lama dipinjam, namun tak ada respon.

Lalu, pada 2 Mei 2022 korban melihat postingan sebuah motor dijual yang mirip dengan motor milik korban di Facebook dengan nama akun lain.

Lantaran merasa curiga, korban pun meminta temannya untuk mencari tahu informasi terkait motor dalam postingan tersebut.

"Setelah disamakan nomor mesin dengan yang ada di STNK, ternyata benar milik korban. Korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke pihak ke polisian,"tuturnya.

Dari kejadian ini, pihak kepolisan berhasil mengamankan sebuah sepeda motor tahun 2020 warna merah hitam.

Sedangkan, atas tindakannya tersebut tersangka dikenai tentang dugaan Tindak Pidana penipuan atau penggelapan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana atau 372 KUHPidana.

Kapolres pun mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan jangan mudah percaya terhadap orang yang belum dikenal.

"Serta, jangan mudah meminjamkan suatu barang kepada orang yang belum dikenal,"pungkasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved