Berita Batang
Drainase Jalan Ahmad Yani Batang Ditata Ulang, Minimalisir Risiko Banjir
Meminimalkan kerawanan banjir di Batang dengan melakukan penataan ulang sistem drainase di salah satu pusat kota.
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kauman menjadi salah satu daerah yang sering tergenang terlebih saat terjadi hujan lebat.
DPUPR Kabupaten Batang pun melakukan langkah untuk meminimalkan kerawanan banjir dengan melakukan penataan ulang sistem drainase di salah satu pusat kota itu.
Baca juga: Cek Ketersediaan Minyak Goreng Curah, Pj Bupati Batang Lani : Stok Aman, Bahkan Melimpah
Baca juga: Keren Nih, Pemuda Asal Batang Ini Sulap Besek Bekas Jadi Action Figure, Ingin Bertemu Sandiaga Uno
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Alas Roban Batang, Kernet Truk Trailer Tewas Seusai Meloncat
Baca juga: Capaian Kinerja Program Pencegahan Korupsi 2021 Kabupaten Batang Naik 94,02 Persen
Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan, perbaikan drainase menjadi yang utama di Jalan Ahmad Yani Batang.
Tujuannya agar ketika terjadi hujan meskipun muncul genangan air, waktunya tidak terlalu lama.
Penyebab lain karena ada beberapa warga yang membuat saluran pembuangan menuju trotoar sehingga mengakibatkan sumbatan.
“Mereka membuat saluran pembuangan sendiri dengan dimensi yang kurang ideal."
"Nantinya ukuran akan kami samakan dengan U-Dith atau saluran drainase dari beton berdimensi 1×1 meter."
"Itu cukup bisa menangani banjir yang terjadi di situ,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (27/5/2022).
Lebih lanjut, perbaikan drainase dilakukan sepanjang 230 meter ke arah selatan hingga mendekati Kantor Dispaperta Kabupaten Batang dengan anggaran Rp 696 juta.
Pekerjaan telah dimulai 22 Maret dan ditargetkan berakhir pada 22 Juli 2022.
“Selain penataan sistem drainase, di area tersebut nantinya juga akan ditambah pendestrian, untuk menata kota agar semakin baik,” jelasnya.
Dia menambahkan, selama ini jika terjadi banjir memakan waktu hingga 3 jam lamanya.
“Semoga setelah perbaikan drainase selesai, genangan air yang mungkin terjadi bisa diminimalkan."
"Insya Allah dalam waktu 1 sampai 1,5 jam air sudah surut, sistem salurannya langsung ke utara di jalur yang sudah ada,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Tukang Rosok Semarang Bisa Naik Kelas, Bahrun Gunakan Aplikasi Ambilin
Baca juga: Warga Banyutowo Pati Gotong Royong Perbaiki Tanggul, Pasca Jebol Dihantam Gelombang Rob
Baca juga: Cristiano Ronaldo Datang ke Indonesia Setelah Mesut Oezil, Permintaan Martunis Kepada Sandiaga Uno
Baca juga: Kasus PMK Mulai Masuk Kendal, 40 Hewan Ternak Sudah Terpapar, Temuan Terbanyak di Boja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/drainase-jalan-ahmad-yani-batang.jpg)