Minggu, 14 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kabupaten Batang

Pendapatan Lampaui Target, Kas Daerah Batang Tutup 2025 dengan Silpa Rp 196 Miliar

Pemerintah Kabupaten Batang menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan fiskal yang cukup kuat. 

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/(Dok Pemkab Batang). 
PENDAPATAN DAERAH - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat memaparkan materi saat Rapat PAripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.Pemerintah Kabupaten Batang menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan fiskal yang cukup kuat.  

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan fiskal yang cukup kuat. 

Selain berhasil melampaui target pendapatan daerah hingga puluhan miliar rupiah, pemerintah daerah juga membukukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 196,33 miliar.

Data tersebut terungkap dalam penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam Rapat Paripurna DPRD Batang, dalam waktu dekat ini. 

Baca juga: Warganet Ramai Sebut Pertalite Langka, Pertamina Buka Suara

Baca juga: Semalam Lupa Minum Obat, Gangguan Jiwa Pemuda Jepara Kambuh, Pemilik Toko di Pati Panik

Dalam laporannya, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp 2,035 triliun atau 103,96 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,957 triliun. 

Dengan capaian tersebut, pendapatan daerah melampaui target sekitar Rp77,43 miliar.

"Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp2,035 triliun atau 103,96 persen dari target Perubahan APBD," kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Minggu (14/6/2026). 

Di sisi lain, realisasi belanja dan transfer daerah tercatat sebesar Rp1,981 triliun atau sekitar 94,47 persen dari total anggaran Rp2,097 triliun. 

Artinya, masih terdapat anggaran yang tidak terserap mencapai Rp115,90 miliar yang berasal dari berbagai pos belanja, mulai dari belanja pegawai, barang dan jasa, belanja modal hingga belanja tidak terduga.

Kondisi tersebut membuat APBD Kabupaten Batang tahun 2025 mencatat surplus sebesar Rp 53,47 miliar. 

Setelah ditambah realisasi pembiayaan netto sebesar Rp 142,85 miliar, posisi kas daerah menghasilkan SILPA sebesar Rp 196,33 miliar.

Selain memaparkan kondisi APBD, Faiz juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025.

Capaian tersebut menjadi yang kesepuluh kali secara berturut-turut diraih Kabupaten Batang.

"Ini adalah tahun kesepuluh berturut-turut Pemerintah Kabupaten Batang memperoleh opini WTP," ujarnya.

Dari sisi neraca keuangan, nilai aset daerah per 31 Desember 2025 tercatat mencapai Rp3,31 triliun atau naik sekitar 2,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,24 triliun.

Sementara itu, kewajiban daerah turun dari Rp68,56 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp66,28 miliar pada akhir tahun 2025. 

Penurunan tersebut berdampak pada meningkatnya nilai ekuitas atau kekayaan bersih daerah yang kini mencapai Rp3,24 triliun, naik sekitar 2,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dokumen Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 selanjutnya akan dibahas oleh DPRD Kabupaten Batang sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (Ito) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved