Banjir Rob

Lima Bocah Terdampak Banjir Rob Semarang Terjangkit Demam Dengue

Selepas banjir rob Semarang, lima bocil di Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara,  terserang penyakit DD (demam dengue).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Anak-anak di Bandarharjo saat melintas di dekat genangan air rob. Para orangtua was-was lantaran munculnya penyakit DD selepas banjir rob, di Kota Semarang, Sabtu (28/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selepas banjir rob Semarang, lima bocil di Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara,  terserang penyakit DD (demam dengue).

Penyakit itu merupakan tahapan sebelum berpotensi terjangkit penyakit Demam Berdarah (DBD).

Lima bocil terjangkit penyakit itu selepas wilayah permukiman mereka terendam banjir rob hampir sepekan terakhir.

Mereka yang terjangkit gejala penyakit itu sudah dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Ada lima anak usia TK sampai kelas 2 SD sudah dibawa ke rumah sakit seperti di RT 5 ada dua orang, RT 6 satu orang, RT 4 dua orang," kata Ketua PKK RW 1 Kelurahan Bandarharjo Umi kepada Tribunjateng.com, Sabtu (28/5/2022).

Umi menjelaskan, penyakit dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus itu menghantui para orang tua terutama selepas banjir rob

Sebab, gejala demam dengue tidak terlihat kasat mata, anak-anak yang terserang nampak riang namun dalam waktu singkat mengalami demam.

"Gejalanya meliputi badan sakit semua, rewel dan nangis terus, harus dicek laboratorium di rumah sakit kalau periksa puskemas tidak terdeteksi," paparnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Umi melanjutkan, para warga akan menggalakan  kerja bakti bersih-bersih kampung.

selokan dan genangan air rob yang masih tersisa akan dibersihkan untuk mencegah penyakit demam dengue menjangkit lebih banyak lagi.

Apalagi selokan kampung banyak ditemukan sampah kiriman saat rob terjadi. 

"Minggu pagi besok ada kerja bakti serentak dibantu kelurahan dan TNI supaya nyamuknya hilang," jelasnya.

Pihaknya ingin mengajukan upaya pembasmian nyamuk dengan cara fooging atau pengasapan pestisida dari Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Hanya saja, langkah tersebut terkendala dengan banyaknya warga yang memelihara ayam, burung dan peliharaan lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved