Berita Kendal

Fakultas Kedokteran Akan Hadir di Kendal, Bupati Dico Dorong Kolaborasi Dunia Pendidikan & Kesehatan

Dunia pendidikan dan kesehatan saat ini digarap serius oleh Pemerintah Kabupaten Kendal. Beberapa program kegiatan dikolaborasikan

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy
Dok Umkaba
Peletakan batu pertama pembangunan kampus Umkaba di Weleri, Kendal, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dunia pendidikan dan kesehatan saat ini digarap serius oleh Pemerintah Kabupaten Kendal. Beberapa program kegiatan dikolaborasikan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan profesional, agar bisa menopang pembangunan daerah yang berkelanjutan dari berbagai sektor, di antaranya bidang kesehatan.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menegaskan, kolaborasi antara program pendidikan dan kesehatan akan didukung penuh pemerintah daerah. Satu di antaranya kolaborasi pembangunan kampus Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (Umkaba) dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal sebagai home base-nya.

Menurut Dico, kolaborasi perguruan tinggi dengan sebuah rumah sakit ini akan menciptakan lulusan profesional di bidang kesehatan. Sehingga, kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kendal meningkat seiring lahirnya lulusan yang kompeten.

Dia berharap, gedung universitas hasil penggabungan dua perguruan tinggi itu bisa segera terbangun. Sehingga bisa mendukung terciptanya pendidikan yang lebih maju di wilayah Kabupaten Kendal.

"Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan. Masyarakat Kendal bisa terus belajar sampai minimal jenjang S1," terangnya, Senin (30/5/2022).

Menurut Dico, kemajuan pendidikan dan kesehatan menjadi barometer majunya pembangunan Kabupaten Kendal.

Dia berharap, universitas ini bisa menyerap mahasiswa dari berbagai daerah dan melahirkan lulusan yang berkualitas.

"Saya apresiasi atas peningkatan kualitas pelayanan dan sarpras di RSI Kendal, sehingga kini naik level ke tipe B. Selanjutnya bisa berkolaborasi dengan Umkaba," ujarnya.  

Direktur RSI Kendal, dr Suhadi menuturkan, rumah sakit yang berdiri di wilayah Kecamatan Weleri ini sebagai satu tempat pendidikan utama bidang kesehatan Umkaba. Utamanya mendukung pendidikan program studi keperawatan, kebidanan, dan Profesi Ners.

Menurut Suhadi, dalam waktu dekat bakal ditambah satu prodi keperawatan anestesi. Selanjutnya, bisa mendirikan fakultas kedokteran dalam jangka 5 tahun ke depan. 

"RSI bakal meyiapkan segala sesuatunya sebagai home base pendidikan Umkaba. Salah satu syaratnya harus punya rumah sakit tipe B pendidikan. Target kami, tahun ini RSI sudah naik kelas jadi tipe B, tahun depan punya akreditasi bintang enam internasional, setelah itu bisa naik tipe B pendidikan," tuturnya. 

Dia berharap, kerjasama RSI dan Umkaba nantinya bisa memajukan kualitas pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Kendal. 

Rektor Umkaba, Sri Rejeki menyampaikan, saat ini Umkaba memiliki 10 program studi di bidang kesehatan, pendidikan, dan umum. Tahun 2022, ditarget bisa menyusun prodi baru profesi gizi sebelum membuka fakultas kedokteran beberapa tahun ke depan. 

Dia berharap, cita-cita tinggi Umkaba bisa didukung oleh mitra RSI Kendal dan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk melahirkan universitas skala dunia berbasis eco-industri. 

"Kami juga bercita-cita buka prodi farmasi dan gigi dengan didukung keberadaan lima rumah sakit di bawah naungan Muhammadiyah. Ini bagian untuk menyiapkan SDM yang unggul," ujar dia. 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir menambahkan, di Jawa Tengah saat ini ada 25 perguruan tinggi dan 50 rumah sakit di bawah naungan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Sebelas perguruan tinggi di antaranya dalam bentuk universitas, dan 5 rumah sakit dalam tahap pembangunan, termasuk dua RS di Boja dan Sukorejo.

"Bagaimanapun dakwah membutuhkan SDM yang mumpuni. Kolaborasi bidang pendidikan dan kesehatan ini perlu didorong terus untuk memberikan manfaat kepada masyarakat," tukasnya. (Sam)

Baca juga: Sedang Berlangsung Babak I Skor 0-0 Timnas U19 Indonesia Vs Venezuela, Tonton Live Streaming di Sini

Baca juga: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta Melantik 15 Pejabat Fungsional

Baca juga: LIPSUS : Ada Pelajar SMP Tolak Hormat Bendera, Penerapan Nilai Pancasila Harus Dimulai dari Guru

Baca juga: Melihat Pameran “Jepara dalam Coretan” di Museum Kartini

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved