Liputan Khusus

LIPSUS : Ada Pelajar SMP Tolak Hormat Bendera, Penerapan Nilai Pancasila Harus Dimulai dari Guru

Tiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Bagaimana implementasi, pendidikan dan pengamalan Pancasila di masyarakat

Tribunnews.com
Monumen Kesaktian Pancasila 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Tiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Bagaimana implementasi, pendidikan dan pengamalan Pancasila di masyarakat terutama pelajar di sekolah.

Sejauh mana pelajar di Jateng memahami Pancasila sehingga mampu mencegah paham radikalisme dan intoleransi.

Tribunjateng.com melakukan penelusuran terkait sejauh mana pemahaman pelajar terhadap Pancasila dan bagaimana upaya Pemda membuat generasi muda cinta kepada Pancasila.

Di Jawa Tengah ada ditemukan beberapa siswa di sekolah yang terpapar paham radikalisme.

"Temuan kami belum ada sekolah yang secara terang-terangan menolak ideologi Pancasila. Tetapi ada beberapa temuan yang mengindikasikan siswa atau guru terpapar radikalisme.

Misalnya ada pelajar SMP di Karanganyar tidak mau hormat bendera, kemudian ada SMK di Slawi yang mewajibkan siswinya menggunakan cadar," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, kemarin.

Haerudin menegaskan, nilai-nilai dalam Pancasila merupakan pedoman masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Maka, menerapkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda merupakan tanggung jawab bersama.

Intimidasi 

Tantangan yang dihadapi saat ini yakni bagaimana dapat mengimplementasikan Pancasila secara utuh dalam tingkah laku hidup bermasyarakat.

Diakuinya, sempat menemukan adanya pengibaran bendera yang diduga bendera HTI oleh anggota rohis SMK di Sragen, dan tindakan intimidasi bagi siswi yang tidak berhijab di SMK Sragen.

"Penanganannya apabila siswa yang terpapar maka kami akan lakukan langkah preventif melalui dialog dengan kepala sekolah dan guru siswa yang bersangkutan," tutur Haerudin.

Maka dari itu, setiap sekolahan harus menganut PP No. 4 tahun 2022 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Hal itu bisa mempertegas posisi Pancasila sebagai muatan wajib dalam sistem kurikulum pendidikan nasional pada tiap jenjang pendidikan.

"Dijelaskan pada Pasal 1a bahwa Standar Nasional Pendidikan berdasarkan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga standar kompetensi lulusan wajib memenuhi aspek nilai-nilai Pancasila," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved