Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Melalui Virtual, Kemendagri Pantau Pelaksanaan Pilkades di Batang

Kemendagri lakukan Pemantauan Pilkades Serentak Gelombang I di Batang secara virtual.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Dok. Diskominfo Batang
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama Forkopimda saat mengikuti Webinar Pemantauan Pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Gelombang I di Ruang Comand Center Kabupaten Batang, Minggu (29/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melakukan Pemantauan Pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Gelombang I di Kabupaten Batang secara virtual.

Dalam pelaksanaan Pilkades di e

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama Forkopimda saat mengikuti Webinar Pemantauan Pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Gelombang I di Ruang Comand Center Kabupaten Batang, Minggu (29/5/2022).
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama Forkopimda saat mengikuti Webinar Pemantauan Pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Gelombang I di Ruang Comand Center Kabupaten Batang, Minggu (29/5/2022). (Dok. Diskominfo Batang)

ra pandemi, pemerintah telah mengeluarkan beberapa  regulasi, agar Pilkades tetap terlaksana dengan baik dan lancar.

“Untuk Kabupaten Batang dalam pelaksanaan Pilkades dapat digelar karena sudah berada di Lev-el 2,” tutur Kasubdit Fasilitasi Administrasi Pemerintah Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa Ratna Andriani dalam rilis kepada tribunjateng.com saat menyampaikan arahan secara virtual, di Ruang Comand Center Kabupaten Batang, Minggu (29/5/2022).

Ia mengimbau, harus ada koordinasi yang baik dengan seluruh Stakeholder terkait agar Pilkades serentak di 175 kab/kota, 10.915 desa se-ndonesia dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki  mengatakan, pelaksanaan Pilkades Serentak tahap 1 ini akan digelar di 14 kecamatan, diikuti 32 desa dan 81 Calon Kepala Desa.

“Sosialisasi terus digelar di tingkat desa agar pelaksanaan Pilkades berjalan lancar, termasuk penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dari 32 desa ada 8 desa yang rawan potensi perselisihan saat pelaksanaan Pilkades.

Namun pihak Polres memastikan kondusivitas saat pelaksanaan Pilkades.

Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto mengatakan, sistem intelejen dari TNI/Polri diterapkan maka dengan melihat zonasi dapat dipetakan mana saja daerah yang dimungkinkan ada kerawanan.

“Anggota kami sudah ada tersebar di masing-masing zonasi, masyarakat Batang dapat bekerja sama dengan menjaga komitmen, termasuk para Calon Kades yang sudah mendeklarasikan Pilkades Serentak Damai,” tegasnya.

Dengan kolaborasi ini dipastikan dapat menjaga kondusivitas, petugas Brimob juga disiagakan untuk menjaga keamanan termasuk saat penghitungan suara.

“Jika ada permasalahan di lapangan dipersilakan pengaduan sesuai aturan,” imbuhnya.

Camat Batang Laksono Pramudito menerangkan, Pemerintah Desa Kalipucang Kulon bersama Forkopimcam memantau bahwa pelaksanaan Pilkades berjalan lancar.

“Ada 3 TPS yang bisa digunakan 1.385 warga, dan 530 warga di antaranya telah hadir, artinya sudah 40 persen warga sudah menggunakan hak pilihnya," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved