Pemkab Kendal Gandeng 100 Wirausahawan Muda

Pemerintah Kabupaten Kendal menggarap serius percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemuda-pemudanya.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Bupati Kendal Dico M Ganinduto memberikan arahan kepada pemuda Kendal terkait pelatihan kewirausahaan, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal menggarap serius percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemuda-pemudanya.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mendesain pemuda daerah sebagai ujung tombak peningkatan ekonomi daerah. Baik yang sudah menjadi wirausahawan, maupun calon-calon penggerak dunia usaha.

Bupati Dico mengatakan, langkah pertama sudah dilakukan dengan memberikan pelatihan mutu kewirausahawan kepada 100 pemuda atau pengusaha muda.

Kata dia, pelatihan difokuskan pada penguatan mental, pengembangan bidang usaha, dan pemanfaatan sarana digitalisasi sebagai media pemasaran.

Pihaknya juga menggandeng perwakilan pemuda dari 25 desa tertinggal yang masih membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. Supaya, pemuda lokal desa bisa menggerakkan dunia usaha di desanya masing-masing. 

"Pengusaha harus memiliki jiwa pemberani, bisa mengoptimalkan setiap potensi dan peluang yang ada. Pengusaha juga harus bisa melihat potensi pasar, menciptakan usaha berdasarkan kebutuhan masyarakat," terangnya, Kamis (2/6/2022).

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, pelatihan kewirausahaan ini dimaksudkan untuk mencetak wirausahawan muda yang handal dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di wilayah masing-masing.

"Ini juga bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Kendal. Desa-desa tertinggal diharapkan akan lebih maju dalam segala aspek," harapnya. 

Ircham menyebut, beberapa pelatihan yang diajarkan, di antaranya perizinan usaha, pemasaran online, inovasi usaha, peningakatan kualitas dan produktifitas yang diberikan dalam bentuk materi maupun praktik langsung.

Dia berharap, nantinya tercipta wirausaha muda yang memiliki rasa percaya diri tinggi dalam menjalankan setiap usahanya, wirausaha yang mandiri, tangguh dan memiliki daya saing kuat di era milenial.
 
"Setelah pelatihan ini, akan dilakukan pendampingan dan monitoring, juga bimtek sebagai kelanjutan untuk meningkatkan kapasitas pemuda tentang wirausaha," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved