Rahman Lebih Nyaman Melintasi Weleri Kendal, TPS Overload di Pinggir Jalan Sudah Ditutup
Di sepanjang jalan utama itu, Rahman tak lagi mencium bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS yang berada di pinggir jalan Kota Weleri
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Rahman berhenti sejenak saat melewati jalanan Kota Weleri Kabupaten Kendal, Selasa (13/1/2026).
Di sepanjang jalan utama itu, Rahman tak lagi mencium bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS yang berada di pinggir jalan Kota Weleri.
"Kebetulan saya baru beli jajan di Weleri, tadi pas lewat sampahnya sudah tidak bau menyengat," katanya.
Pekerja asal Batang yang sering menggunakan jalan itu, juga tak lagi melihat tumpukan-tumpukan sampah overload. Padahal, bulan lalu masih ada sampah yang dibuang di pinggir jalan.
"Malah bagus sudah tidak bau lagi," ujarnya.
Baca juga: Benny Geram, Ternyata Ini Biang Kerok Jalan Berlumpur di Batas Kota Kendal, Truk Parkir Tanpa Izin
Pedagang sekitar lokasi yang mengaku bernama Jengger mengatakan, dirinya kerap menjumpai warga membawa bungkusan plastik yang dibuang ke TPS.
Namun, ia tak mengetahui apakah yang melakukan pembuangan itu warga lokal ataupun dari luar Weleri.
"Kemarin-kemarin masih, ndak tahu siapa yang buang. Pokoknya boncengan buang sampah, tapi setelah dipasang tulisan penutupan ini, sudah tidak ada lagi yang buang di sini," tuturnya.
Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo mengungkapkan ada segelintir warga luar Weleri yang membuang sampah di TPS tersebut. Saat ini, pihaknya telah menutup TPS itu agar tak menggangu pemandangan kota.
Sebagai bentuk pengawasan, pihaknya menyiagakan petugas piket di sekitar lokasi TPS yang ditutup.
"Ada memang dari warga luar, kami sudah ada petugas piket jaga untuk mengawasi jikalau ada yang buang sampah di situ lagi," paparnya.
Solusinya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Nawangsari.
Petugas pemungut sampah dari desa akan memunguti ke masing-masing rumah dan diangkut oleh mobil pengangkut sampah dari DLH setiap pagi hari.
"Solusinya ya petugas sampah langsung memunguti sampah itu ke tiap rumah, kemudian diangkut oleh DLH," terangnya.
Terpisah, Kepala DLH Kendal, Aris Irwanto menuturkan pihaknya akan segera memasang CCTV di sekitar TPS untuk memudahkan pengawasan.
Aris juga tak henti-hentinya mengimbau agar proses pemilahan sampah dilakukan dari rumah untuk mengatasi TPA Darupono yang overload.
"Kita akan pasang CCTV. Dan juga kami imbau warga secara sadar memilah sampah yang organik maupun non-organik terlebih dahulu sebelum dibuang," tandasnya. (ags)
| Daftar Susunan Pemain PSG vs Arsenal Final Liga Champions, Dembele, Doue, Kvara Starter! |
|
|---|
| Driver Ojol di Jepara Ikuti Edukasi Keselamatan Berkendara dari Polisi Lalu Lintas |
|
|---|
| Hasil Liga 4 Nasional, Persibangga Purbalingga Amankan Kemenangan Perdana |
|
|---|
| Tukang Bangunan di Blora Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Pasang Pagar Besi |
|
|---|
| Tidur di Jam Kerja atau Kerja di Jam Tidur? Paradoks Profesionalisme Modern |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260113_kendal.jpg)