Berita Sragen

Pasar Hewan di Sragen Tutup Dua Pekan untuk Cegah PMK

Dinas Peternakan dan Perikanan Sragen menemukan sejumlah kasus PMK pada ternak sapi di Kabupaten Sragen

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Khoirul Muzaki
Petugas mengecek kondisi hewan ternak peternak untuk antisipasi penyebaran PMK, Jumat (3/6/2022) 

TRIBUNJATENG.COM  SRAGEN - Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) meresahkan peternak dari berbagai daerah. Tidak kecuali di Kabupaten Sragen.

Dinas Peternakan dan Perikanan Sragen menemukan sejumlah kasus PMK pada ternak sapi di Kabupaten Sragen.

Ancaman penyakit itu kian mengkhawatirkan. Terlebih, Sragen termasuk daerah sentra peternakan sapi yang tersebar di berbagai kecamatan.  

Pemkab Sragen melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran PMK di Kabupaten Sragen. Termasuk menutup pasar hewan selama dua pekan. 

"Betul (ditutup), " kata Kabid Keswan Dinas Peternakan dan Perikanan Sragen Toto Sukarno, Jumat (3/6/2022) 

Seluruh pasar hewan di Kabupaten Sragen ditutup selama dua pekan, mulai tanggal 31 Mei 2022 sampai 14 Juni 2022 mendatang. 

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran PMK di Kabupaten Sragen

Terlebih kasus PMK terus bertambah sehingga dibutuhkan langkah antisipatif agar penyebarannya tidak meluas. 

Selain menutup pasar hewan, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat, khususnya peternak terkait potensi penyebaran PMK di lingkungan mereka. 

Hewan ternak yang teridentifikasi bergejala PMK juga diminta untuk dikarantina di kandang sembari diberi obat untuk penyembuhan. 

"Untuk yang kena PMK dikarantina di kandang, tidak dijual, " katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved