Berita Nasional

Soal Dugaan Penyelewengan BOP Pesantren, Menag: Biarlah Orang Lain yang Pesta Saya yang Cuci Piring

Yaqut Cholil Qoumas merespons soal adanya dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pesantren.

Istimewa/Facebook/Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Yaqut Cholil Qoumas merespons soal adanya dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pesantren.

Menteri Agama (Menag) menyampaikannya saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

Dia menegaskan tak ada toleransi mengenai hal tersebut.

Baca juga: 2 CPNS Kota Solo Mengundurkan Diri, Gibran: Kalau Mau Gaji Besar Jangan Jadi PNS!


"Terkait dengan penyimpangan-penyimpangan, Bapak-Ibu sekalian, terutama BOP, kami tidak ada toleransi.

Kami sampaikan ke jajaran, zero tolerance atas penyimpangan-penyimpangan, baik itu pemotongan, pungutan, mauapa pun namanya, baik itu di BOP masa lalu yang sekarang diributkan kembali yang sebenarnya secara historis saling terputus," kata Yaqut dalam rapat dengan Komisi VIII DPR, Kamis (2/6/2022).


Yaqut memastikan pihaknya akan menindaklanjuti dugaan adanya penyelewengan BOP pesantren, meski dirinya belum tahu pasti permasalahan itu.

"Jadi secara kesejarahan, ini saya nggak ngerti nih BOP.

Tapi biarlah orang lain yang berpesta saya yang mencuci piring.

Tidak ada masalah karena konsekuensi," ujarnya.

Lebih lanjut, Yaqut mendukung jika pelaku penyelewengan dana BOP dihukum berat lantaran pesantren adalah lembaga yang membutuhkan BOP

"Betul bahwa madrasah betul bahwa TPG ponpes itu adalah lembaga-lembaga yang paling membutuhkan, jangan mereka membutuhkan anggaran paling sedikit masih harus dipotong, saya kira itu kejam.

Saya kira kalau harus dihukum setimpal ya sudah pantaslah itu," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mencecar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut soal dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di pesantren yang ditemukan Indonesia Corruption Watch (ICW).
 
"Pengelolaan anggaran dan program di Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendapat sorotan publik hari ini tentang banyak hal, Pak Menteri, di antaranya BOP dan BOS.

Untuk BOP pesantren, ditemukan banyak penyimpangan yang dilakukan oleh berbagai oknum," kata Yandri saat membuka rapat kerja di ruang Komisi VIII DPR RI, gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (2/6/2022). (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Agama Respons Soal Dugaan Penyelewengan BOP Pesantren

Baca juga: Permintaan Paguyuban Kades ke Bupati Pekalongan Fadia saat Halal Bihalal: Kami Minta Motor Saja

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved