5 Alasan Utama UNESCO Tetapkan Candi Borobudur Sebagai Situs Warisan Dunia
Berikut lima alasan utama UNESCO menetapkan Candi Borobudur senagai situs warisan dunia.
Penulis: non | Editor: galih permadi
5 Alasan Utama UNESCO Tetapkan Candi Borobudur Sebagai Situs Warisan Dunia
TRIBUNJATENG.COM - Berikut lima alasan utama UNESCO menetapkan Candi Borobudur senagai situs warisan dunia.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tengah mempertimbangkan wacana kenaikan tarif masuk Candi Borobudur.
Tarif khusus tersbeut dikenakan bagi warga Jawa Tengah dan DIY yang ingin berkunjung ke situs tersebut.
Namun Luhut menegaskan rencana menaikkan tarif untuk naik ke area stupa Candi Borobudur masih akan dibahas.
Luhut menegaskan, rencana menerapkan tarif Rp 750.000 bagi wisatawan lokal untuk naik ke area stupa Candi Borobudur itu belumlah final.
Meski tarif masuk bagi wisatawan lokal akan dikaji lagi, Luhut memastikan rencana kenaikan tarif untuk turis asing menjadi 100 dollar AS tidak akan berubah.
Begitu pula tarif untuk pelajar tetap sesuai rencana yang sebelumnya disampaikan, yakni Rp 5 ribu.
Sementara untuk sekedar masuk ke kawasan candi, tarifnya juga tetap di angka Rp50 ribu seperti saat ini.
Luhut mengatakan melalui postingan Instagram, rencana pembatasan kuota pengunjung dan kenaikan tarif
untuk naik ke area stupa Candi Borobudur merupakan upaya pemerintah menjaga warisan budaya dunia tersebut.
Menurutnya, sebagai situs sejarah, Candi Borobudur memiliki berbagai kerentanan dan juga ancaman.
Berdasarkan kajian dari berbagai ahli yang memberikan masukan kepada pemerintah, kondisi situs bersejarah itu saat ini mulai mengalami pelapukan.
Selain itu, perubahan iklim, erupsi gunung berapi, gempa bumi, juga menjadi tantangan tersendiri.
Belum lagi perilaku pengunjung yang suka melakukan vandalisme, menyelipkan benda tertentu di sela-sela batu candi,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-senja-di-candi-borobudur.jpg)