Berita Semarang

Pusat Khilafatul Muslimin Jateng-DIY Ada di Kabupaten Klaten

Kabupaten Klaten merupakan pusat  Khilafatul Muslimin untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Humas Polres Brebes 
Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menunjukkan barang bukti penetapan kasus berita bohong dalam konvoi aliran Khilafatul Muslimin di Mapolres Brebes pada Senin (6/6/2022).    

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabupaten Klaten merupakan pusat Khilafatul Muslimin untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Jateng Haerudin saat dihubungi tribunjateng.com,Selasa (7/6/2022).

Menurut Haerudin untuk wilayah Brebes, Tegal, dan Banyumasan berinduk di Jawa Barat.

"Jadi mereka per wilayah bukan wilayah pemerintahan. Jadi mereka mempunyai wilayah sendiri," tuturnya.

Dikatakannya, untuk anggota Khilafatul Muslimin terbanyak berada di Wilayah Barat yakni Brebes, Tegal, dan Banyumasan. Selain itu juga berada di wilayah Solo di Raya.

Baca juga: Jamaah Khilafatul Muslimin Sebut Penangkapan Abdul Qadir Tindakan Zolim: Rezim Ini Zalim

Baca juga: Borok Khilafatul Muslimin, Polisi: Bilangnya dukung NKRI dan Pancasila, faktanya bertentangan

Baca juga: Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditangkap di Lampung

Baca juga: Polda Jateng Tetapkan Tiga Tersangka Konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes

"Saya belum bisa memastikan. Tapi saya sudah ketemu Amir wilayah bahwa Jateng pusatnya di Klaten. Kalau Jawa Barat saya sudah ketemu ada di wilayah Brebes, Tegal, dan Banyumasan," kata dia.

Menurutnya, kelompok Khilafatul Muslimin selama ini tidak pernah terdaftar di Kesbangpol. Oleh sebab itu pihaknya hanya bisa mengawasi kegiatannya.

"Khilafatul Muslimin mempunyai tiga perkumpulan yakni yayasan pendidikan Khilafatul Muslimin, khilafatul Muslimin sendiri, dan perkumpulan silat. Yang terdaftar yayasan pendidikan Khilafatul Muslimin di Bekasi. Yayasan pendidikan terdaftar di Kemenkumham. Kalau kelompok dakwahnya saya pastikan tidak," tutur dia.

Ia menuturkan anggota Khilafatul Muslimin tidak terlalu banyak. Jumlah untuk di Klaten hanya 56 orang dan yang aktif 54 orang, sedangkan di Brebes hanya 100 orang.

"Masing-masing daerah hanya sedikit anggotanya dan tidak berkembang. Masyarakat umum begitu tertarik," tutur dia.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved