Berita Cilacap
TMMD Sengkuyung Tahap I Desa Cimrutu Cilacap Selesai, Bupati Tatto Apresiasi Kegiatan
Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap selesai
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap selesai.
Penutupan program TMMD itu ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat pada Kamis (9/6/2022).
Sebelumnya, Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf.Abdul Azis Lallo telah melakukan penandatanganan naskah dan menyerahkan hasil proyek TMMD kepada Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji.
Dalam acara penutupan TMMD tersebut, turut hadir Pasiops Lanal Cilacap Mayor Laut Subandi, unsur Forkopimda, para Pejabat dan Perwakilan OPD, Forkopimcam Patimuan, serta tokoh masyarakat lainnya.
TMMD yang dimulai pada 11 Mei 2022 ini telah menyelesaikan semua program yang telah direncanakan dengan tepat waktu.
Maka dari itu, Komandan Kodim Cilacap dalam sambutannya yang diwakili oleh Abdul Azis menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan TMMD kali ini.
Ia mengatakan bahwa pola kerja sama lintas sektoral dan koordinasi antara pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan akan lebih efektif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah, yaitu terwujudnya masyarakat adil dan makmur serta sejahtera.
“TMMD merupakan program kerja terpadu dan berkelanjutan antara TNI, POLRI dan Lembaga Pemerintah yang disinergikan program masing-masing instansi untuk membantu peningkatan percepatan pembangunan di daerah, sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terpencil dan daerah perbatasan,” ujar Abdul Azis kepada Tribunjateng.com, dalam rilis.
Bupati Tatto tentunya juga mendukung penuh kegiatan TMMD ini.
Ia mengatakan bahwa tujuan TMMD adalah untuk memeratakan pembangunan, sehingga desa-desa terpencil juga dapat memiliki fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh warganya.
“Inilah prinsip, konsep gotong royong yang sudah hampir hilang. Dengan TMMD ini gotong royong tumbuh kembali dan harus kita lestarikan. Maka dari itu, TMMD bersama POLRI, Pemda, Lanal, termasuk BUMD dan BUMN harus terus ada bersama masyarakat,” kata Tatto. (*)