Berita Semarang

Eks Gedung Dispertan Kota Semarang Bakal Dibangun Pusat Layanan Koperasi dan UMKM

Pemkot Semarang berencana bakal mengubah eks gedung Dinas Pertanian dan Peternakan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
Dok.
Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin bersama Dinkop UMKM dan Dispertan meninjau eks gedung Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) yang rencananya bakal dibangun Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM), Senin (13/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang berencana bakal mengubah eks gedung Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) yang berada di Gayamsari menjadi Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM). 

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, PLUT KUMKM nantinya untuk mendorong para kaum milenial agar memiliki kemampuan entrepreneurship.

Pemerintah Kota Semarang ingik menciptakan anak-anak milenial yang handal dna siap membuka lapangan pekerjaan. 

Menurutnya, eks kantor dispertan yang memiliki luas 3.000 meter persegi bisa dimanfaatkan bersama antara Dispertan dan Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM). 

"Lahan akan kami maksimalkan, dua dinas ini diharapkan mampu bersinergi di lahan yang sama. Dinas Pertanian hanya untuk klinik hewan dari penyuluh pertanian. Disana, akan digunakan untuk pembangunan UMKM," jelas Iswar, Senin (13/6/2022). 

Iswar mengatakan, pembangunan PLUT KUMKM menelan anggaran senilai Rp 5,5 miliar. Rencananya, anggaran akan menggunakan dana bantuan APBN. 

Kepala Dinkop UMKM Kota Semarang, Agus Wuryanto menambahkan, detail engineering desain (DED) telah disiapkan.

Desain berupa balai latihan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang pengembangan UMKM di Kota Semarang. Pihaknya akan mengusulkan pembangunan PLUT KUMKM pada 2022 ini dan diharapkan bisa dibangun pada 2023 mendatang. 

"Nanti usulan dulu dari pemkot kepada Kementerian UMKM. Kemudian, diverifikasi. Kalau lolos masuk 2023," jelasnya. 

Menurut Agus, lokasi eks kantor Dispertan cukup straregis untuk pengembangan UMKM karena lokasi dekat dengan destinasi wisata Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Disana, cukup banyak UMKM yang berkembang. Ekonomi juga tumbuh stanil di daerah Gayamsari dan Pedurungan. Dari segi aksesibilitas juga mudah karena ada jalur tol. 

"Yang diminta kementerian kan yang aksesnya mudah, di pusat kota," tambanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved