Operasi Patuh Candi 2022

Hampir Semua Tren Pelanggaran Lalu Lintas di Polres Tegal Alami Peningkatan, Berikut Rinciannya

Terkait data jumlah pelanggaran di wilayah Kabupaten Tegal, kata Kapolres, pelanggaran lalu lintas pada semester dua tahun 2021 sebanyak 6 ribu

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, menyematkan pita tanda operasi patuh candi 2022 kepada perwakilan personel yang bertugas, Senin (13/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, mengungkapkan bahwa selama pandemi Covid-19 hampir semua tren pelanggaran lalu lintas baik penilangan, teguran secara simpatik mengalami peningkatan.

Informasi tersebut, disampaikan Kapolres Tegal saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh candi 2022, di halaman Polres Tegal, Senin (13/6/2022).

Meningkatnya jumlah pelanggar lalu lintas, menurut Kapolres dipengaruhi atau disebabkan oleh beberapa faktor.

Adapun faktor yang paling mempengaruhi karena dua tahun kemarin situasi pandemi Covid-19, sehingga pihak kepolisian tidak bisa melaksanakan penindakan hukum dengan cara penilangan.

"Mengingat sekarang ini masyarakat sudah kembali berkehidupan normal dalam arti pandemi Covid-19 sudah membaik, maka harus kami imbangi dengan penindakan di lapangan secara elektronik.

Baca juga: Akhirnya Ketangkap Warga, Pemuda di Banyumas Ini Sudah Mencuri 12 Sepeda di Sejumlah Lokasi

Baca juga: Ridwan Kamil Cerita Pelajaran Berharga Selama 14 Hari: Kematian Eril Kehilangan Terdahsyat

Tahun ini, kami menargetkan penindakan preemtif sebanyak 20 persen, preventif 20 persen, dan represif sebanyak 60 persen," jelas Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, pada Tribunjateng.com, Senin (13/6/2022).

Terkait data jumlah pelanggaran di wilayah Kabupaten Tegal, lanjut Kapolres, pelanggaran lalu lintas pada semester dua tahun 2021 sebanyak 6 ribu pelanggar.

Jumlah tersebut jika dibandingkan semester satu tahun 2022 sebanyak 10.114 pelanggaran.

Sehingga tren pelanggaran naik sebanyak 69 persen.

Sedangkan untuk data jumlah tindak penilangan pada semester dua tahun 2021 sebanyak 3.585 lembar. 

Dibandingkan semester satu tahun 2022 sebanyak 4.394 lembar, sehingga tren naik sebanyak 23 persen.

Untuk jumlah teguran pada semester dua tahun 2021 sebanyak 2.415 teguran. Dibandingkan dengan semester satu tahun 2022 sebanyak 5.720 teguran. 

"Saya berharap selama 14 hari kedepan, masyarakat Kabupaten Tegal bisa lebih patuh dan menaati aturan-aturan berlalu lintas sehingga tema utama bisa tercapai," harap Kapolres. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved