PPDB Jateng

Hari Ini Dimulai PPDB Jateng 2022 SMA-SMK, Beberapa Warga Buat Kartu Keluarga Dadakan

Dilansir dari ppdb.jatengprov.go.id, jadwal PPDB Jateng 2022 untuk SMA/SMK dimulai pada 18 Mei 2022 dengan penetapan zonasi. Diikuti pengumuman PPDB p

Penulis: faisal affan | Editor: m nur huda
ppdb.jatengprov.go.id
Tangkap layar PPDB Jateng 2022 dari website ppdb.jatengprov.go.id 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hari ini, Rabu 15 Juni mulai Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jateng 2022 jejang pendidikan SMA dan SMK.

Dilansir dari ppdb.jatengprov.go.id, jadwal PPDB Jateng 2022 untuk SMA/SMK dimulai pada 18 Mei 2022 dengan penetapan zonasi. Diikuti pengumuman PPDB pada 10 Juni 2022, selanjutnya pengajuan akun dan verifikasi berkas pada 15-28 Juni 2022.

Tahap awal PPDB Jateng 2022 adalah verifikasi berkas pendaftaran dan penerimaan token. Periode 15-28 Juni sekaligus untuk pemeriksaan data siswa dan aktivasi akun. Baru kemudian mulai pendaftaran 29 Juni hingga 1 Juli 2022.

Banyak cerita selama pelaksanaan PPDB Jateng 2022 menggunakan sistem zonasi. Satu di antaranya dengan siasat membuat kartu keluarga (KK) baru. Nama dari calon siswa pendaftar dimasukkan ke dalam KK saudara atau keluarga yang rumahnya dekat dengan lokasi sekolah.

Wakil Kabag Kesiswaan SMAN 3 Kota Tegal, Hartini bercerita, kasus calon siswa membuat KK baru selalu ditemukan setiap tahunnya. Mereka mencantumkan namanya pada KK saudara atau keluarga yang rumahnya dekat dengan lokasi sekolah. Kebanyakan pencantuman nama itu dilakukan setahun sebelum masa kelulusan.

"Iya yang dekat-dekat sini, di saudaranya. Dimasukkan ke KK setahun sebelumnya," kata Hartini.

Dalam hal ini sekolah bisa mengetahui hal itu setelah adanya penelusuran. Jika terbukti maka calon siswa yang bersangkutan diminta mengundurkan diri.

"Masyarakat sekarang kan itu kan lebih terbuka. Jadi antar teman tahu. Misal, itu rumah di sana. Nanti ada tim yang mengecek bertanya ke tetangga-tetangganya," jelasnya.

Hartini mengatakan, SMAN 3 Kota Tegal tahun ini membuka kuota sembilan rombel dengan perkiraan total siswa 324 orang. Ada empat jalur, meliputi zonasi, prestasi, afirmasi, dan perpindahan orangtua.

KK lebih setahun

Di Purwokerto juga terdapat hal demikian. Kepala SMAN 2 Purwokerto, Tjaraka Tjunduk Karsadi mengatakan dirinya tidak bisa menghindari kasus seperti itu.

"Itu di luar jangkauan kami, kalau kami menerima pendaftaran dari peserta didik yang penting sesuai aturan dan prosedural. Utamanya menunjukkan bahwa anak itu benar-benar tinggal bersama orang dalam satu KK itu. Biasanya saat proses PPDB orangtua berargumen benar tinggal di situ. Tapi baru terbongkar setelah berjalan," ungkapnya.

Ia menceritakan Zonasi di SMAN 2 Purwokerto areanya cukup luas yang mencakup seluruh area Purwokerto ditambah Kecamatan Karanglewas hingga Kecamatan Patikraja. Akan tetapi realitanya yang diterima pada jalur zonasi mentok hanya maksimal jarak 2 kilometer dari sekolah.

Tahun ini lulusan SMP hanya akan terserap di sekolah negeri sekitar 41 persen saja. Sisanya bisa sekolah di swasta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved