Pemkab Sragen Libatkan TNI/Polri Cek Kondisi Sapi untuk Kurban, Harus Punya SKKH

Pemerintah Kabupaten Sragen pun turut memerketat lalu lintas hewan kurban di tengah wabah PMK.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Kominfo Blora
ILUSTRASI: Cek sapi PMK. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN- Menjelang Idul Adha 2022, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belum juga mereda. Di Kabupaten Sragen, wabah PMK bahkan menyebar di seluruh kecamatan dengan jumlah kasus bervariasi.  

Padahal sapi menjadi ternak yang biasa dikurbankan, selain kambing saat Idul Adha.  Sementara hewan  harus memenuhi kriteria tertentu sesuai syariat Islam. Termasuk, tidak boleh cacat. 

MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa sapi PMK dengan gejala ringan diperbolehkan untuk kurban. Tetapi jika sakitnya kategori berat, ternak itu tidak sah untuk kurban. 

Pemerintah Kabupaten Sragen pun turut memerketat lalu lintas hewan kurban di tengah wabah PMK. Selain memperpanjang penutupan pasar hewan, Pemkab juga memastikan penjual hewan kurban harus mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). 

"Semua yang akan disembelih harus mempunyai SKKH. Kita harapkan yang disembelih untuk kurban adalah ternak yang betul-betul sehat, " katanya, Rabu (15/6/2022) 

Bupati Yuni mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha, pihaknya juga melibatkan TNI/Polri terutama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengecek ternak (clearance) yang akan dijual menjelang kurban. 

Hewan yang akan dijual harus mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh Mantri Kesehatan/Dokter Hewan dengan masa aktif hanya 12 jam. 

Aparat keamanan itu diminta membantu mengamati kondisi ternak secara visual dan melaporkannya kepada pihak terkait. 

“Intinya kita minta bantuan teman-teman TNI/Polri untuk dapat mengamati dan melaporkan apakah ternak-ternak tersebut boleh disembelih atau dijadikan hewan kurban, "katanya

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved