Berita Pekalongan

Bulan Depan Pasar Kedungwuni Bakal Difungsikan, Bupati Fadia: Pedagang Bersabar

Pembukaan Pasar Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kembali ditunda.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat berdialog dengan pedagang Pasar Kedungwuni. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pembukaan Pasar Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kembali ditunda.

Kali ini, karena data pedagang di pasar masih belum valid, oleh karena itu Pemkab Pekalongan perkirakan penundaan ini selama satu bulan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, bahwa Pasar Kedungwuni bakal difungsikan bulan depan.

"Mulanya, Pasar Kedungwuni direncanakan akan dibuka pada bulan ini. Namun, kembali harus gagal karena masalah data pedagang yang belum valid."

"Bahkan, sebenarnya pada hari ini akan dilakukan tahap pengundian ruko bagi pedagang. Namun, karena ada kesimpangsuiran data, maka terpaksa diundur sekitar sebulan," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Senin (20/6/2022).

Fadia menjelaskan, berdasarkan data awal pada tahun 2017 tercatat ada 1.600-an pedagang. Namun, kemudian data itu membengkak menjadi 1.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat berdialog dengan pedagang Pasar Kedungwuni.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat berdialog dengan pedagang Pasar Kedungwuni. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

900-an pedagang.

Menurutnya, disinyalir karena muncul nama-nama pedagang baru tetapi masuk dalam data pedagang lama.

"Nah, saya mendapat banyak komplain karena itu. Padahal, saya ini jadi bupati baru hampir satu tahun. Itu data lama, saya juga belum memverifikasinya. Tunda saja dulu."

"Saya minta, kepada seluruh pedagang bersabar. Karena, data pedagang yang akan menempati di pasar ini harus jelas," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved